Suara.com - Pramugari dan Pramugara kerap terlihat sempurna saat bertugas di atas pesawat. Namun tentu saja, mereka juga manusia biasa seperti penumpang lainnya. Lalu apa tindakan pramugari saat ada penumpang kentut?
Melansir dari The Sun, seorang pramugari anonim bercerita tentang apa yang mereka lakukan saat kentut di penerbangan. Ia menyebutkan ada trik khusus yang dilakukan pramugari saat kentut selama bertugas.
Selama penerbangan, kru berusaha untuk tidak kentut di tempat rekan-rekan mereka beristirahat. Sebagai gantinya, mereka akan mengeluarkannya sembari berjalan-jalan di kabin.
Untuk melakukan hal tersebut, mereka akan berjalan perlahan di lorong. Mereka pun akan berpura-pura memerika apakah kabin di atas kepala tertutup dengan benar dan penumpang sudah tenang.
Praktek ini disebut sangat umum di kalangan pramugari. Bahkan mereka mempunyai istilah khusus untuk hal ini, yaitu crop dusting. Istilah ini terdengar berkaitan dengan crop dusters atau pesawat penyemprot hama.
Ross McDonagh, seorang mahasiswa sejarah maskapai penerbangan, mengungkapkan di Quora bahwa pramugari secara teratur mengeluh tentang perut kembung dan gas yang mereka derita sebagai bagian dari pekerjaan mereka.
Seperti yang dilaporkan pada The Sun sebelumnya, orang-orang cenderung lebih sering kentut di pesawat saat melakukan penerbangan. Sehingga saat pramugari kentut di dalam pesawat pun merupakan hal yang manusiawi.
Pada bulan Februari, pilot penerbangan Transavia Airlines bahkan harus melakukan pendaratan darurat di bandara Wina di Austria. Hal tersebut dilakukan setelah ketegangan meningkat karena seorang penumpang buang angin dengan sangat kencang.
Jacob Rosenberg, seorang profesor klinis di Universitas Kopenhagen mengatakan hal tersebut terjadi karena penurunan tekanan kabin. Menurut Jacob, gas yang berada di dalam perut kemudian mengembang sebesar 30 persen dan perlu dikeluarkan.
Baca Juga: Pilot Banting Setir Jadi Penjual Ikan Beromset Hingga Rp2 Miliar Tiap Bulan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik
-
Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810
-
Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV
-
IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
-
Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan
-
Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal
-
Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan
-
UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta
-
Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"