Suara.com - Jenis ikan air tawar yang sering kita konsumsi tentu sangat beragam. Mulai dari ikan nila, ikan lele, ikan gurame, dan masih banyak lagi.
Selain dapat diolah dengan berbagai gaya masakan, seperti goreng, bakar, dan sup, ikan air tawar juga kaya akan beragam sumber protein dan nutrisi untuk tubuh.
Di antara beragam jenis ikan air tawar, berikut kami rangkumkan 10 jenis ikan air tawar yang paling sering dikonsumsi dan dibudidayakan di Indonesia.
1. Ikan mujair
Nama ikan mujair diperoleh dari seorang pria yang menemukannya di Selatan Blitar, tahun 1939 yang bernama Mujair.
Selain banyak dikonsumsi dan dibudidayakan di Indonesia, Mujair juga mudah ditemukan di perairan Afrika.
Ciri fisik ikan mujair adalah badannya yang pipih berwarna hitam, keabu-abuan atau kuning. Ikan mujair dapat tumbuh hingga panjangnya 40cm.
Ikan air tawar satu ini dikenal kaya akan fosfor dan gizi lain yang baik untuk tubuh.
2. Ikan lele
Baca Juga: Dugong Ditemukan di Pantai Tanjung Bunga, Hendak Dijual Rp 5 Juta
Pecel lele, mangut lele, lele bakar, dan lele goreng tentu menjadi salah satu makanan yang kerap kita temui. Ikan air tawar satu ini dikenal dengan kumis panjangnya serta badannya yang sangat licin.
Meski berukuran relatif kecil, lele banyak disukai semua kalangan karena dagingnya yang lembut dan sangat gurih.
Budidaya ikan lele pun tergolong mudah karena dapat dilakukan di lahan sempit, atau menggunakan terpal.
3. Ikan patin
Jika dilihat dari tekstur dagingnya, ikan patin hampir mirip dengan ikan lele. Ikan air tawar satu ini juga terbilang memiliki kandungan vitamin yang sangat tinggi.
Selain itu, ikan patin juga mengandung DHA dan Omega 3 yang sangat cocok dikonsumsi anak-anak dan ibu hamil.
Salah satu sajian ikan patin yang cukup terkenal adalah sup ikan patin.
4. Ikan mas
Selain dikonsumsi, ikan tawar satu ini juga kerap dijadikan sebagai ikan hias. Ciri fisik ikan mas adalah badannya yang tegak pipih dengan sirip memanjang.
Tekstur ikan mas yang lembut membuatnya cocok untuk dimasak menjadi pepes atau gulai kepala ikan mas.
5. Ikan nila
Ikan tawar satu ini mungkin yang paling sering kamu temukan. Jika dilihat dari fisiknya, ikan nila hampir mirip dengan ikan mujair.
Selain dikonsumsi, ikan dengan nama ilmiah Oreochromis niloticus ini juga banyak dibudidayakan. Cara pengolahannya pun cukup beragam, mulai dari menggoreng sampai menumis dengan bumbu asam manis.
6. Ikan bawal
Ikan tawar satu ini memiliki banyak duri halus di tubuhnya, sehingga kita perlu sedikit hati-hati saat memakannya. Meski begitu, dengan dagingnya yang tebal, ikan bawal cocok untuk dijadikan beragam olahan.
Ciri fisik ikan bawal adalah bentuknya yang pipih dan lebar, pada bagian bawah ikan juga terdapat semburat berwarna orange terang.
7. Ikan wader
Meskipun ukurannya terbilang sangat kecil, ikan wader ini bisa diolah menjadi masakan super lezat. Selain di Indonesia, ikan wader juga tersebar di Filipina.
Selain digunakan sebagai lauk, ikan wader juga biasa dijadikan sebagai camilan dengan digoreng kering.
8. Ikan gabus
Dengan ukuran tubuh yang cukup besar untuk ikan tawar, ikan gabus biasa ditemukan di danau, rawa, dan juga sungai.
Berbeda dengan ikan pada umumnya, selain karena warna kulitnya yang dipenuhi bercak seperti ular, ikan gabus juga bisa bernafas langsung di udara. Jadi, jangan heran kalau kamu menemukan ikan gabus di daratan dan masih hidup.
9. Ikan sidat
Jika dilihat dari bentuknya, ikan tawar satu ini sangat mirip dengan belut. Hanya saja, bagian kepala dan ekor ikan sidat cenderung lebih pipih dan melebar.
Selain banyak dikonsumsi di Indoenesia, ikan sidat juga cukup diincar di Jepang. Salah satu olahan ikan sidat yang terkenal di Jepang adalah unagi nigir.
10. Ikan nilem
Sampai saat ini, ikan nilem memang belum banyak dibudidayakan di Indonesia. Meski begitu, jenis ikan tawar satu ini mengandung sodium glutamate yang tinggi karena pakannya yang berupa phytoplankton.
Meski berukuran kecil, ikan ini memiliki cita rasa yang cukup gurih dibanding jenis ikan tawar lainnya.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Karyawan One Month Notice Apakah Dapat THR? Cek Aturan Terbarunya di Sini
-
Kapan Mulai Iktikaf Ramadan 2026? Ini Jadwal, Bacaan Niat, dan Tata Caranya
-
Apakah Tukar Uang Baru di Bank Kena Biaya Admin? Cek Alur Penukarannya
-
6 Lomba Olimpiade Online yang Terkurasi Puspresnas, Resmi dan Terpercaya
-
Rest Area Heritage Km Berapa? Cek Lokasi dan Fasilitasnya untuk Referensi Mudik
-
Harga Emas Gak Masuk Akal, Ini 5 Rekomendasi Toko Perhiasan Imitasi Online
-
5 Pilihan Sunscreen Matte untuk Wajah Berminyak, Tidak Menyumbat Pori-pori
-
5 Model Gamis Kebanggaan Mertua yang Jadi Tren Lebaran 2026
-
Daftar Menu Sahur Mewah Masjid Kampus UGM Mulai 28 Februari hingga 10 Hari Terakhir Ramadan 2026
-
Zakat Fitrah Tanpa Niat Apakah Sah? Begini Hukumnya serta Solusi Jika Lupa