Suara.com - Menggunakan foto profil yang menarik menjadi cara banyak orang untuk mendapatkan lebih banyak swipe kanan aliast match di aplikasi kencan online.
Hanya saja, tidak sedikit yang merasa bahwa foto kurang bisa merepresentasikan karakter seseorang.
Hal inilah yang membuat Tinder menambahkan fitur video di profil bagi seluruh pengguna di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Saat pertama kali diluncurkan di beberapa negara pada awal tahun 2021, ekspansi global ini pun menjadi langkah dalam roadmap video Tinder demi memberikan para penggunanya kemampuan untuk mengekspresikan diri, menemukan lebih banyak tentang orang lain dan match yang tepat.
Dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Tinder mengatakan fitur video menjadi sebuah cara bagi Gen Z untuk berbagi cerita otentik mereka dan juga menyaksikan evolusi Tinder dalam menjadi sebuah pengalaman multidimensi yang menggambarkan tren dunia kencan di tahun 2021.
Saat ini, Gen Z merupakan generasi pencerita yang mewakili lebih dari 50 persen pengguna Tinder di seluruh dunia. Mereka juga mengutamakan keaslian diri mereka daripada kesempurnaan.
Obrolan seputar kesehatan mental, batasan serta nilai-nilai ternyata semakin banyak disebutkan di bio Tinder para Gen Z, mereka juga jujur tentang apa yang mereka harapkan dan batasan yang mereka tetapkan.
Gen Z menggunakan Tinder sesuai dengan apa yang mereka sukai dan terkadang, bio saja belum tentu cukup untuk menceritakan semua hal demi mendapatkan sebuah ‘Like’ atau ‘Nope’ dari pengguna lain.
Di negara-negara di mana fitur ini sudah tersedia, bio dalam bentuk video menjadi cara terbaik untuk memperlihatkan keseruan liburan musim panas para pengguna dalam bentuk video pendek kepada calon match mereka.
Baca Juga: Cara Berkencan Lewat Tinder, Anti Salah Pilih Pasangan Kencan Online
Beberapa kategori video yang paling disukai menampilkan kegiatan outdoor seperti hiking, jet ski, dan bahkan berjalan-jalan di pantai (Tinder memprediksi kencan pertama akan lebih banyak berbasis aktivitas).
Lebih dari setengah (56 persen) dari Gen Z dater setuju bahwa lebih mudah untuk menunjukkan kepribadian mereka melalui video daripada foto. Jutaan pengguna di Tinder pun telah menggunakan fitur ini.
Video dapat dengan mudah ditambahkan ke profil pengguna dengan memilih ‘Tambah Video’ (‘Add Video’) dari laman profil Tinder mereka. Pengguna juga dapat memotong video langsung dari aplikasi.
Kehadiran video di profil merupakan salah satu bagian dari seluruh rangkain fitur baru yang akan dihadirkan Tinder bagi generasi berikutnya. Eksplor (Explore), sebuah fitur baru yang menghadirkan pengalaman baru dan interaktif, juga akan segera tersedia bagi pengguna Tinder di seluruh dunia.
Berita Terkait
-
Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda
-
Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan
-
Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
-
Buku Swipe Therapy: Eat Pray Love Versi Generasi Tinder
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas