Suara.com - Sosok yang gemar menilai atau tukang judging memiliki dua mata pisau berbeda, yaitu memiliki sisi positif dan sisi negatif.
Mereka bisa saja menilai kinerja, penampilan hingga produktivitas. Perlu diingat juga, tidak selamanya tukang judging memiliki dampak positif bagi hidup kita.
Dikutip dari buku berjudul Book of Toxic Relationship karya oni Ibrahim, berikut adalah lima ciri-ciri si tukang judging.
1. Nadanya suka merendahkan
Walaupun mereka menilai dengan intonasi nada yang halus, akan tetapi mereka suka menggunakan kalimat yang justru merendahkan. Bukannya positif, kalimatnya bisa membuatmu merasa insecure.
"Dia juga sering merendahkan dan mengancam. Bahkan, dia sosok yang superior, ofensif, sarkastis, dan licik," ungkap Tony lewat bukunya.
2. Punya harga diri yang rendah
Tukang judging biasanya melakukan hal tersebut untuk meningkatkan harga diri. "Mereka memiliki harga diri yang rendah, sehingga akan menemukan kesalahanmu dan semua orang yang dia lihat. Dia senang meremehkan dan mengejek orang lain, terutama orang asing," lanjut Tony.
3. Pujian yang palsu
Walaupun memuji, tukang judging biasanya memberikan pujian palsu. Misalnya, ketika Anda mengenakan pakaian, meski dinilai bagus dan cocok, mereka akan selalu mencari celah untuk melihat kekurangan fisikmu.
4. Penuh kebencian
Ada rasa benci dari mereka sehingga melakukan kebiasaan menilai sebagai bentuk serangan. Menurut Tony, mereka umumnya memiliki rasa tidak aman, serta terancam karena takut tersaingi.
"Satu-satunya cara agar dia dapat mengangkat kepalanya, dengan mencabik-cabik Anda. Dia selalu mencari kesalahan dalam diri Anda," ungkap Tony.
Baca Juga: Pasar Otomotif mulai Menggeliat, Beri Dampak Positif pada Bisnis BRI Group
5. Mengkritik secara langsung
Ciri-ciri tukang judging kerap melampiaskan emosi dan rasa bencinya. Mereka akan mengkritik secara langsung sehingga orang lain lemah di mata mereka.
"Si tukang judging berusaha meyakinkanmu bahwa kamu tidak pernah bisa melakukan apapun dengan benar, sehingga kamu merasa tidak nyaman," pungkas Tony.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat
-
Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan
-
Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi
-
RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun
-
Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi
-
Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia