Suara.com - Dalam pelajaran Bahasa Indonesia sering dibahas mengenai konjungsi, yang kerap digunakan untuk menulis kalimat.
Konjungsi adalah kata penghubung dua satuan bahasa baik yang sederat maupun yang tidak. Perlu diketahui juga konjungsi banyak jenisnya, salah satunya adalah Konjungsi Temporal, apa itu?
Mengutip Ruang Guru, Senin (27/9/2021) dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), temporal adalah hal yang berhubungan dengan waktu.
Sehingga konjungsi temporal adalah kata hubung yang berkenaan dengan waktu, baik dalam kalimat atau antarkalimat itu sendiri.
Jenis konjungsi temporal
Pada konjungsi temporal sendiri terbagi menjadi 2 jenis yakni konjungsi temporal sederajat dan konjungsi temporal tidak sederajat.
1. Konjungsi temporal sederajat
Pada konjungsi temporal sederajat, konjungsi bersifat setara. Artinya, konjungsi ini ditempatkan pada tengah kalimat. Dengan kata lain, konjungsi menjadi penghubung di kalimat majemuk setara.
Perlu diketahui pula bahwa konjungsi temporal sederajat ini tidak bisa diletakkan di awal atau akhir kalimat. Contohnya sebagai berikut:
- kemudian
- lalu
- selanjutnya
- setelahnya
- sebelumnya
Contoh kalimat konjungsi temporal sederajat
- Setelah minyak sudah panas, kemudian masukkan bumbu yang sudah ditumbuk halus.
- Hani kehilangan tasnya, lalu ia segera melaporkan kejadian itu kepada polisi.
- Kondisi tubuhnya sudah membaik, selanjutnya ia akan dipindah ke ruang perawatan umum.
- Ratu mengikuti kegiatan paskribra siang ini, setelahnya ia berlatih pencak silat bersama teman-temannya.
- Perutnya masih saja terasa sakit, padahal sebelumnya ia sudah berobat ke dokter minggu lalu.
2. Konjungsi temporal tidak sederajat
Berbeda dengan konjungsi temporal sederajat, konjungsi temporal tidak sederajat ini menghubungkan beberapa kalimat (majemuk bertingkat dan/atau majemuk setara).
Baca Juga: Kalimat Langsung: Pengertian, Ciri, hingga Contoh dalam Pelajaran Bahasa Indonesia
Jenis konjungsi ini pun bisa diletakkan di awal, di tengah, maupun di akhir kalimat. Adapun yang termasuk dalam konjungsi temporal tidak sederajat antara lain:
- ketika
- sementara
- apabila
- saat
- sejak
Contoh kalimat konjungsi temporal tidak sederajat
- Ayah berangkat bekerja, ketika adik sedang tertidur.
- Sementara air direbus, siapkan bahan-bahan lain seperti gula, garam, dan penyedap.
- Apabila hari mulai gelap, lampu di jalan itu mulai dinyalakan.
- Adik terbangun dari tidurnya, saat mendengar suara ayah memanggil namanya.
- Sejak kemarin, kota itu diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
5 Lip Tint yang Tahan Lama dan Murah untuk Bibir Hitam, Mulai Rp17 Ribuan
-
5 Promo Wardah Spesial Menjelang Ramadan untuk Skincare dan Makeup
-
Jangan Salah Langkah! Ini 4 Cara Menghilangkan Chicken Skin agar Cepat Mulus Kembali
-
Flek Hitam Hilang Pakai Apa? Cek 5 Skincare Ampuh Basmi Noda Bandel dan Tunda Penuaan Dini
-
16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
-
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
-
3 Cara Memulihkan Skin Barrier Rusak Menurut Dokter Estetika
-
8 Sunscreen yang Direkomendasikan Dokter untuk Flek Hitam dan Melasma
-
5 Rekomendasi Bodycare untuk Mengatasi Chicken Skin, Bikin Kulit Kasar Jadi Halus
-
Apakah Boleh Puasa Seminggu Sebelum Ramadan? Begini Penjelasan Ulama