Suara.com - Komedo seringkali muncul di wajah terutama pada bagian hidung. Sebagian orang seringkali memilih untuk memencet komedo dengan tangan yang justru akan memperparah komedo. Berikut beberapa cara menghilangkan komedo membandel yang aman, dilansir dari Healthline, Jumat (01/10/2021).
Membersihkan Wajah secara Rutin
Cara menghilangkan komedo paling utama adalah membersihkan wajah secara rutin dari debu, minyak, dan sisa makeup yang menempel.
Gunakan facial wash yang lembut dengan formula asam salisilat dan ampuh mengangkat minyak dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Bersihkan selalu wajah dua kali sehari agar kulit poreless dan komedo hilang.
Oleskan Minyak Esensial Alami
Minyak esensial alami seperti tea tree oil bagus digunakan untuk menghilangkan kotoran dan minyak di kulit. Tea tree oil bersifat non-comedogenic yang efektif membunuh bakteri dan kotoran menumpuk penyebab komedo.
Caranya, oleskan tea tree oil pada bagian wajah yang berkomedo. Untuk hasil terbaik, kamu perlu berkonsultasi dengan ahli kecantikan, apalagi kalau kamu sedang lakukan pengobatan jerawat.
Aplikasikan Masker Wajah
Cara menghilangkan komedo selanjutnya adalah mengaplikasikan masker wajah secara rutin. Pilih jenis clay mask dan charcoal mask untuk membersihkan pori-pori wajah.
Baca Juga: Mengenal Hydra Glow Facial, Perawatan Estetika untuk Mencerahkan Kulit Wajah
Jenis masker tanah liat terbukti mengangkat minyak dan lapisan kulit mati dari wajah karena memiliki tekstur yang lebih lembut daripada pori. Sementara charcoal mask terbuat dari arang aktif yang efektif bekerja dari dalam untuk menarik keluar minyak dan kotoran di wajah.
Produk Kecantikan Non-Comedogenic
Perhatikan ingredient dalam produk kecantikan mulai dari cleanser, fash wash, scrub, krim wajah, dan masker wajah secara teliti. Pilih kandungan non-comedogenic sebagai cara menghilangkan komedo paling ampuh dan tidak sia-sia. Non comedogenic artinya produk itu tidak memicu penyumbatan pori-pori dan pembentukan komedo.
Perawatan Tertentu
Kamu bisa menggunakan bantuan ahli dermatologi untuk menghilangkan komedo. Tentu cara ini diambil setelah berkonsultasi dengan dokter kecantikan.
Ada beberapa prosedur yang umumnya direkomendasikan, mulai dari chemical peeling untuk mengangkat sel kulit mati, terapi laser dan terapi cahaya untuk mengontrol produksi sebum, atau mikrodermabrasi untuk perawatan komedo hitam dan memperbaiki tekstur kulit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
5 Cara Memilih Hewan Kurban dan Daging Kurban yang Layak Dikonsumsi Saat Idul Adha
-
Apa Bedanya Lip Cream dan Lip Matte? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan yang Bagus
-
Berapa Kilogram Daging Kurban Ideal Per Orang? Ini Penjelasannya
-
5 Eyeshadow Brand Lokal yang Pigmented dan Aman Dipakai, Mulai Rp20 Ribuan
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
-
Apa Beda White Musk dan Black Musk? Ini Aroma yang Lebih Lembut dan 4 Rekomendasi Parfumnya
-
Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas
-
Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?