Suara.com - Mainan seks mungkin dipandang tidak perlu oleh sejumlah laki-laki karena berbagai alasan tertentu, tapi kondisi pandemi Covid-19 mengubah persepsi tersebut.
Lebih banyak waktu di rumah dan sendiri, terutama selama masa penguncian, justru meningkatkan pemakaian mainan seks pada laki-laki.
Penelitian baru dari merek kesehatan seksual LELO menemukan bahwa dari 4.000 laki-laki di Inggris, sebanyak 41 persen di antaranya menggunakan mainan seks untuk pertama kalinya selama masa penguncian. Sementara 16 persen lainnya menggunakan mainan seks setidaknya sekali sehari.
Kebanyakan peserta mengaku alasan mencoba mainan untuk mengeksplorasi kesenangan anal, meningkatkan kinerja, mencari tahu kesukaan dan tidak suka sensasi seks pribadi, dan mencapai orgasme lebih cepat.
Sementara itu, lebih dari sepertiga percaya lebih mudah untuk orgasme ketika dibantu oleh mainan.
"Fokus pengalaman seksual harus tentang kesenangan dan mainan seks benar-benar dapat menambah itu. Juga menjadi cara yang sangat bagus untuk menggabungkan jenis rangsangan yang tidak dapat Anda capai sebaliknya," kata Kate Moyle, pakar seks dan hubungan LELO UK, dikutip dari Metro.
"Untuk pria yang ingin menjelajahi mainan seks, mereka harus terlebih dahulu memikirkan jenis stimulasi (misalnya prostat) yang mereka minati dan mulai dari sana," imbuhnya.
Kate menyarankan untuk memulai mainan baru dengan pengaturan yang lembut dan lebih lambat untuk
"Seperti yang selalu terjadi pada mainan seks, pelumas berbasis air yang baik adalah tambahan yang sempurna untuk mainan seks. Jika Anda kurang percaya diri atau merasa gugup, Anda selalu dapat menggunakan mainan awalnya sendiri sampai Anda merasa senang dan nyaman memakainya bersama pasangan," katanya.
Baca Juga: Mainan Seks Buat Hubungan Jadi Lebih Kuat? Begini Kata Hasil Studi
Menurut survei, mainan seks laki-laki yang paling populer adalah cincin penis bergetar, lengan penis dan pemijat prostat.
Penelitian ini juga menemukan bahwa laki-laki heteroseksual lebih cenderung menggunakan cincin penis. Sementara laki-laki homoseksual umumnya memakai sumbat dubur.
Berita Terkait
-
Seks Mulai Kurang Greget? Begini Cara Bikin Hubungan Panas Lagi
-
Petualangan Malam Ini: Posisi Mana yang Sesuai dengan Mood Kalian?
-
TOK! MA Perberat Hukuman Agus Buntung Jadi 12 Tahun Penjara, Ini Pertimbangannya
-
Ortu Minta Prabowo Pulangkan Reynhard Sinaga, Apakah RI dan Inggris Punya Perjanjian Ekstradisi?
-
Ini Isi Surat Ortu Reynhard Sinaga ke Prabowo, Minta Pulangkan Predator Seks Terkejam di Inggris
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?