Suara.com - Produk kecantikan lokal semakin banyak, dengan sebagian besar di antaranya menggunakan bahan-bahan asli dari Indonesia.
Bukan hanya skin care, brand lokal pun kini mulai merambah perawatan rambut dan kulit kepala.
Adalah People With Us, brand perawatan rambut dan kulit kepala asal Bandung meluncurkan dua produk pertamanya, yakni Shine with Me dan Thick with Me.
Berdiri sejak 2021, oleh dua orang sahabat Sienny dan Michelle yang berjanji akan fokus mengembangkan brand perawatan rambut lokal terbaik asli tanah air.
Mimpi Soenny dan Michelle adalah mengedukasi masyarakat tentang pentingnya merawat rambut sebagai mahkota perempuan, sehingga bukan kesehatan kulit saja yang perlu dirawat.
Apalagi masalah umum yang kerap ditemukan yaitu rambut kusam dan rontok yang juga dialami kaum usia muda. Hal ini sebagaimana data Spate, yang menunjukan penelusuran tentang rambut rontok meningkat 8 persen selama 12 terakhir.
Temuan ini membuat para ahli memprediksi, pandemi meningkatkan stres, yang akhirnya memicu rambut rontok. Kondisi rambut rontok karena stres ini dalam istilah medis dikenal dengan telogen effluvium, dan dari sinilah Soenny dan Michelle terinspirasi mengembangkan People With Us.
"Dari awal, kami ingin sekali membangun bisnis yang bisa memberikan dampak langsung bagi orang-orang sekitar, khususnya produk yang dapat membantu menyelesaikan masalah yang sedang mereka perjuangkan," ujar Sienny Subiantoro, co-founder People with Us, saat konferensi pers, Jumat (8/10/2021).
Adapun untuk kedua produk ini, untuk Shine with Me adalah sejenis hair oil yang melembabkan rambut, dibandrol dengan harga Rp 125 ribu yang bisa dipakai 2 hingga 3 bulan lamanya
Baca Juga: Jadi Favorit Make Up Artist, After Beaute Ungkap Rahasianya
Produk ini terdiri dari argan oil yang sering disebut emas cair, karena bisa melembabkan kulit dan kandungan almond oil yang mengandung minyak tak jenuh yang ampuh meningkatkan pertumbuhan rambut.
Sedangkan Thick with Me adalah sejenis serum spray atau serum semprot yang diaplikasikan di kulit kepala setelah keramas, dibandrol dengan haraga Rp 200 ribu yang bisa digunakan selama lebih dari 3 bulan lamanya.
Produk ini terdiri dari kandungan kopyrrol aqua, zat perangsang pertumbuhan rambut baru dan ekstrak ginseng yang mengandung antioksidan serta inflamasi yang mencegah kerontokan rambut.
Sienny mengklaim bahwa penggunaan kedua produk ini akan langsung terlihat hasil dan efeknya setelah tiga minggu pemakaian.
"Kami selalu mencari cara untuk memberikan pengalaman dan solusi terbaik melalui produk-produk kami saat ini dan kedepannya. Kami harap dapat membantu menyelesaikan permasalahan rambut masyarakat," pungkas Sienny.
Berita Terkait
-
4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering
-
Cara Pakai Conditioner yang Benar, Apakah Perlu Dibilas? Ini Panduan Lengkapnya
-
Apa Bedanya Hair Tonic dan Hair Serum? Ini Urutan Pemakaian yang Benar
-
Love Local 2026, Ajang Merayakan Inovasi Beauty Buatan Indonesia
-
Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan