Suara.com - Konsumsi jamu tradisional seperti jamu kunyit asam dan beras kencur dipercaya dapat membawa berbagai manfaat kesehatan. Secara langsung, rasa jamu yang nikmat juga akan memberikan efek relaksasi.
Kali ini, mari membahas mengenai cara membuat jamu kunyit asam tradisional untuk Anda praktekkan di rumah.
Beberapa bahan dan cara membuatnya, bisa Anda lihat secara lengkap pada resep di bawah ini.
Bahan yang Disiapkan untuk Membuat Jamu Kunyit Asam
Cara Membuat Jamu Kunyit Asam
- Siapkan kunyit yang akan jadi bahan dasar, bersihkan dengan menggosoknya sampai benar-benar bersih
- Siapkan air di dalam panci untuk merebus kunyit yang sudah dibersihkan tadi. Rebus hingga air berwarna kuning. Dengan begitu, ketika dihaluskan nanti tidak terlalu memberikan bekas kuning yang sulit dihilangkan.
- Masukkan kunyit yang sudah direbus ke blender atau siapkan parutan kelapa untuk menghaluskannya.
- Setelah itu masukkan air rebusan kunyit ke dalam blender. Haluskan.
- Di panci lain, siapkan air yang sudah mendidih. Masukkan garam, gula merah, dan gula pasir. Tambahkan juga asam Jawa. Tunggu hingga larut, lalu tiriskan biji asam Jawa yang tersisa.
- Masukkan kunyit yang sudah diblender ke dalam air rebusan bahan lainnya. Jangan lupa gunakan saringan untuk memisahkan ampasnya.
- Campurkan semua bahan, aduk hingga merata. Untuk membuatnya lebih nikmat, Anda bisa merebus campuran kunyit tadi hingga mendidih.
- Memastikan tak ada ampas yang ikut di dalam sajian kunyit asam yang diberikan, saring kembali hasil rebusan tadi dengan saringan yang lebih kecil untuk disimpan.
- Anda bisa menyajikannya ketika hangat atau dimasukkan ke lemari pendingin agar lebih segar dan tahan lama.
Cara membuat jamu kunyit asam yang disajikan di atas tidak terlalu sulit, kan? Sederhana, cepat, dan tak perlu repot, Anda bisa menyiapkan minuman sehat untuk semua anggota keluarga kapan pun diperlukan. Kadar gula dan asam Jawa bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Selamat mencoba!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana