Suara.com - Terkendalinya pandemi Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah memutuskan untuk membuka kembali sektor pariwisata di Bali. Pulau Bali menyambut wisatawan mancanegara, asalkan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat, aturan terkait status vaksinasi, dan ketentuan karantina.
Menyambut keputusan pemerintah tersebut, The Samaya Seminyak menyatakan siap dengan kedatangan wisatawan. General Manager dari The Samaya Seminyak, Erick Hardiansyah mengatakan, The Samaya Seminyak telah dianugerahi sertifikat Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE) dari pemerintah.
CHSE merupakan program standar protokol kesehatan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam menanggapi pandemi Covid-19 sebagai bagian dari komitmen The Samaya Seminyak untuk selalu memberikan keunggulan di segala aspek.
“The Samaya Seminyak telah menerapkan berbagai protokol baru dan pelayanan kesehatan yang ditingkatkan, termasuk beberapa penyesuaian pada layanan, perlengkapan, dan fasilitas yang tersedia selama tamu menginap,” katanya.
Baru-baru ini, The Samaya Seminyak mendapatkan penghargaan sebagai Leading Beach Resort of Asia dan Leading Resort of Indonesia dari World Travel Awards dan sebagai The Leading Beach Resort of Asia dari The World Luxury Hotel Awards.
“Lokasinya sangat strategis, dekat dengan Seminyak Square yang hanya berjarak 5 menit berjalan kaki, 15 menit ke Legian, 25 menit dari Bandara International Ngurah Rai, dan 10 menit berkendara menuju area Canggu,” ujar Erick.
The Samaya Seminyak mempersembahkan 52 vila pribadi. Setiap unit didesain sempurna untuk para tamu yang datang bersama pasangan, berbulan madu, keluarga, dan juga grup. Vila-vilanya hadir dengan kolam renang pribadi, gazebo untuk bersantai, area terbuka yang luas, dan kamar mandi mewah.
Tersedia 5 tipe vila yang dapat dipilih untuk mengakomodasi kebutuhan liburan sesuai suasana hati. One-Bedroom Royal Pavilion Villas yang luas, menghadap laut, dengan jacuzzi outdoor, area spa, kamar mandi indoor dan outdoor, serta kolam renang 11 meter dilengkapi gazebo.
Tipe lainnya, One-Bedroom Pool Villa di sekitar tepi pantai pada bangunan utama dan dilengkapi dengan kolam renang berukuran penuh, area outdoor yang luas dikelilingi oleh taman tropis, dan interior klasik.
Baca Juga: 12 Tempat Wisata Bali Timur yang Kekinian dan Instagramable Banget
Di seberang bangunan utama terdapat kompleks vila The Royal Courtyard yang dijangkau hanya dalam beberapa menit saja menggunakan buggy. Para tamu dapat memilih dari vila satu hingga tiga kamar tidur. Vila The Royal Courtyard juga menawarkan kemewahan berbalut privasi, kenyamanan, dan fasilitas modern yang sama.
Untuk menambah sentuhan kemewahan, layanan butler all-around tersedia bagi setiap vila dan akan memenuhi permintaan para tamu, termasuk sarapan tanpa batas waktu.
Menghadap ke Pantai Seminyak, Breeze adalah restoran dan bar kebanggaan The Samaya Seminyak. Tempat makan yang santai dan memiliki pemandangan indah ini merupakan tempat yang pas untuk sarapan, teh sore yang mewah, dan koktail sembari menikmati pantai yang menakjubkan.
Breeze juga terkenal dengan menu istimewa bernama “Megibung”, yaitu makanan laut yang terdiri dari rock lobster Bali, scallop, udang, hasil tangkapan hari itu, cumi-cumi, kerang, nasi, seafood soup, dan pilihan sambal buatan.
Breeze juga menyediakan makan malam romantis bernama The Heart Shape Dinner yang khusus diatur untuk merayakan acara istimewa seperti ulang tahun, peringatan atau momen khusus untuk melamar kekasih, dan lainnya.
Setiap akhir pekan, Breeze menyediakan Sundown Chillout, dimana tamu dapat minum sepuasnya selama satu jam termasuk koktail dan makanan kecil ditemani oleh musik dari DJ. Pengaturan tepi pantai yang sempurna sambil menikmati pemandangan matahari terbenam yang luar biasa, dan juga suara ombak, tentunya menjadikan tempat ini sebagai salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi di Bali.
Berita Terkait
-
Prokes Masyarakat Indonesia Disebut Makin Lengah di Tengah Penurunan Covid-19
-
Ketat Jaga Protokol Kesehatan, Biennale Jogja XVI Equador #6 Dibagi Jadi 3 Sesi
-
Naik Pesawat Bisa Tanpa Tunjukkan Langsung Aplikasi Pedulilindungi, Begini Caranya
-
Kemenparekraf dan Lakon Indonesia Gelar Pertunjukan Fesyen di Candi Prambanan
-
Satgas Covid-19: Pemerintah Perketat Pemantauan dan Evaluasi Prokes PON XX Papua
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional