Suara.com - Saat sedih, pernahkah kamu merasa tidak memiliki semangat untuk melakukan sesuatu termasuk hal-hal kecil seperti mandi atau membalas pesan dari teman? Ya, setiap langkah terasa berat saat berjalan ke arah tujuan yang tidak diketahui.
Ini tidak hanya memengaruhi tindakan besar tetapi juga hal-hal kecil seperti merawat diri, makan sehat, menjadi bahagia atau mempertahankan sesuatu. Tanpa disadari, hari yang buruk dapat dengan cepat berubah menjadi tahun yang buruk.
Untuk itu penting memiliki aturan dalam menjalankan kehidupan. Nah, itu semua berawal dari dalam diri untuk kita! Kira-kira, hal apa saja yang harus diterapkan?
Tak perlu pusing, berikut empat aturan yang dapat diterapkan untuk membantu kamu keluar dari hari berantakan seperti dikutip dari The Minds Journal berikut ini.
1. Tidak ada lagi “zero day”
Artinya lebih baik memiliki sedikit kemajuan daripada tidak ada kemajuan sama sekali. Mungkin kamu tidak dapat mengambil lompatan besar dalam tujuan, tetapi mengambil langkah kecil itu penting. Hal itu membantu kamu untuk tidak kembali mengalami pikiran buruk.
2. Bersyukur dengan diri sendiri
Mungkin pernah merasa frustasi dalam menjalankan hari-hari, alangkah baiknya meluangkan waktu untuk mengoreksi diri dan memikirkan hal-hal positif yang telah dilakukan.
Berterimakasih pada diri sendiri akan lebih mudah karena telah menahan rasa sakit dan penderitaan di masa lalu. Sebaiknya, harus mendorong diri sendiri untuk berharap dalam semua hal yang dilakukan di masa depan.
3. Maafkan diri sendiri
Memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu sangatlah penting. Fokus pada emosi dan anggap itu sebagai pengalaman belajar dan bukan sesuatu yang harus menghukum diri sendiri.
4. Berolahraga dan baca buku
Ketika sedang mengalami depresi, ada baiknya melakukan olahraga karena untuk melepaskan zat kimia yang meningkatkan suasana hati dan memicu perasaan positif. Selain menjadi sehat tentu diri kamu akan terasa tenang. Latihlah diri sendiri untuk memberi energi positif dalam hidup.
Baca Juga: 3 Makna Hari Raya Galungan untuk Kendalikan Hawa Nafsu
Cara lain yang dapat dilakukan adalah membaca buku. Nah, dengan membaca buku tentu akan membantu kamu mempelajari aspek tentang diri sendiri dan kehidupan secara umum.
Gunanya untuk meningkatkan daya ingat dan memperkuat konsentrasi yang memungkinkan pikiran memproses setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup. (Elisa Naomi Hutapea)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?