Suara.com - TikTok kini sudah jadi media sosial yang tren dan digemari di Indonesia. Tapi tidak mudah untuk membuat konten video pendek di aplikasi tersebut, dan jadi kreator yang ahli.
Meski terlihat sulit, tidak ada salahnya belajar membuatnya dengan menerapkan tips dari para kreator untuk bisa menghasilkan konten informatif dan edukatif, dan juga viral sebagaimana siaran pers TikTok yang diterima suara.com, Rabu (20/10/2021) berikut:
1. Tentukan ciri khas konten sesuai passion dan skill
Untuk menentukan konten apa yang bisa menjadi ciri khas, para kreator menyarankan untuk menyesuaikannya dengan apa yang kita kuasai atau gemari.
Dengan begitu, konten yang dihasilkan pun bisa lebih akurat dan bermanfaat.
"Menghasilkan konten sesuai skill kita juga akan membantu kita untuk tidak kehabisan ide, karena masih seputar apa yang kita sukai atau yang kita jalani sehari-hari," kata Erika Richardo, kreator yang konsisten mengunggah konten seputar hobi melukisnya.
2. Konsistensi tingkatkan kualitas konten
Mendapatkan banyak views dan likes terkadang bisa membuat terlena untuk fokus kepada dua hal tersebut.
Namun, konsistensi dalam mengunggah konten justru menjadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas konten.
Baca Juga: Dikira Kegirangan Dibonceng Motor, Aksi Penumpang Ini Bikin Salah Paham
"Sebaiknya kita tidak overthinking terhadap konten yang ingin kita unggah. Semakin konsisten kita mengunggah konten, jam terbang untuk membuat konten pun semakin tinggi, dan kita bisa melihat kualitas mana yang perlu ditingkatkan," kata Urrofi, kreator foto dan videografi, yang berhasil membangun bisnis Urro Films sejak aktif di TikTok.
3. Mulai coba berbagai jenis gaya
Niat yang besar untuk menjadi kreator, kadang dihalangi oleh keraguan atau rasa tidak percaya diri.
Vina Muliana, pegawai di sebuah BUMN yang juga aktif sebagai kreator motivasi karir di TikTok menyampaikan bahwa yang penting bisa memulai dulu dengan menghasilkan konten yang ringan.
dr. Farhan Zubedi, kreator yang juga seorang dokter, dan Pak Win yang terkenal dengan konten seputar bisnis di akun Asahpolapikir juga menyarankan untuk mencoba berbagai gaya dalam membuat konten, sampai akhirnya menemukan gaya yang bisa menjadi ciri khas untuk jangka panjang.
"Konten edukasi di TikTok bukan hanya seputar pendidikan formal, tapi juga mencakup tips dan tutorial tentang soft skill dan hobi, ataupun pengalaman pribadi dari tempat kerja atau studi yang sedang ditempuh," sambung Angga Anugrah Putra, Head of Operations, TikTok Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
-
Kenapa Liptint Tidak Tahan Lama? Ketahui Bedanya dengan Lipstik
-
Studi Ungkap 60 Persen Anak Muda Memilih Swadiagnosis Dibanding Langsung Pergi ke Dokter
-
Apakah Viva Punya Facial Wash? Ini Macam-Macam Varian dan Harganya
-
Niat Miqat Haji Lengkap dengan Waktu dan Lokasi Jemaah Indonesia Biasa Melakukannya
-
6 Sunscreen Wardah di Alfamart yang Anti Lengket dan Efektif Lindungi Kulit
-
Apakah Hari Ini Tanggal Merah? Banyak yang Libur Tapi Swasta Tetap Masuk
-
Cushion dan Skint Tint Lebih Ringan Mana? Ini 5 Rekomendasi Ternyaman Dipakai Seharian
-
Beda Nasib Nadiem Makarim dan Jurist Tan: Satu Dituntut 18 Tahun, Satu Kabur ke Australia
-
Jurist Tan Sekarang di Mana? Stafsus Nadiem Makarim Tersangka Kasus Chromebook Kini Buron