Suara.com - Siapa yang tidak merasa gugup atau canggung saat diajak bertemu orangtua pasangan? Tentunya, siapa pun ingin memberi kesan terbaik saat pertama bertemu ayah atau ibu pacar.
Meski begitu, lain halnya dengan pengalaman wanita ini. Wanita 23 tahun bernama Chantel tersebut malah dihadapkan situasi tak terduga.
Melansir Daily Mail, Chantel membagikan kisahnya lewat media sosial TikTok. Saat itu, Chantel masih berusia 15 tahun.
Dalam videonya, Chantel mengungkap jika si pacar yang berusia 18 tahun akan bertemu ibunya setelah sekian lama. Si pacar juga mengajak Chantel.
Pada momen pertemuan pertama tersebut, Chantel diajak mendiskusikan ulang tahun ke-18 si pacar. Di Australia, umur 18 adalah umur legal untuk minum dan pergi ke kelab.
"Aku masih 15 tahun saat itu dan tidak bisa ikut, jadi aku hanya memberi ucapan selamat dan berharap dia bersenang-senang," jelas Chantel.
Namun, percakapan berubah ke arah yang tak terduga. Ibu si pacar mendadak meminta Chantel untuk mengizinkan pacarnya menggoda wanita lain di kelab.
"Aku tidak tahu bagaimana cara merespons kecuali aku juga akan berumur 18 dalam beberapa tahun. Tapi mereka terus berkata bahwa saat pergi ke kelab, kau harus bisa memilih gadis untuk dibawa pulang."
Chantel sempat mengira bahwa ia hendak diminta putus dari pacar. Namun, ternyata ia disuruh memberi izin selingkuh.
Baca Juga: Catat Pengeluaran Bulanan Rp 2,3 Juta, Wanita Ini Tinggalkan Pesan yang Jadi Tamparan
"Ibunya setuju bahwa itu permintaan yang masuk akal. Aku tidak setuju dan mencoba mempertahankan pendapat bahwa itu termasuk selingkuh."
Setelah pertemuan tersebut, Chantel ditegur si pacar dan dituduh mempermalukan dirinya di depan sang ibu.
Untunglah, Chantel akhirnya putus dengan si pacar setelah benar-benar memergokinya selingkuh. Si pacar juga akhirnya setuju mengakhiri hubungan.
Kisah Chantel tersebut sudah viral ditonton hingga 1,5 juta kali. Ia juga mendapat 2,4 ribu komentar dari warganet yang bersimpati.
"Aku memberitahu ibu pacarku dia selingkuh dan ibunya berpikir itu baik-baik saja," tulis salah satu komentar yang mengalami hal serupa.
"Bagaimana bisa wanita kehilangan rasa hormat mereka terhadap wanita lain begitu mereka punya anak laki-laki?"
"Maaf kau harus melewati hal semacam ini."
"Itu sangat memalukan, maaf kau harus mengalami hal itu," tambah komentar lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard