Suara.com - Seorang ibu menuai pro-kontra setelah membahas seputar mainan seks. Ibu itu berpendapat jika anak usia remaja sudah pantas memiliki mainan seks.
Lewat media sosial TikTok, ibu bernama Naomi Rikken itu menjawab pertanyaan warganet seputar mainan seks.
Dalam unggahannya, terlihat jika seorang warganet bertanya apakah Naomi akan membeli mainan seks untuk anak berusia 19 tahun.
"Jika putrimu meminta mainan seks di usia sembilan, apakah kau akan bilang ya?" tanya komentar tersebut.
Ibu ini lantas menjawab bahwa umur 9 tahun masih terlalu muda untuknya. Namun, ia tidak keberatan jika sang anak sudah sedikit lebih tua.
Jawaban Naomi tersebut membuat beberapa warganet penasaran. Saat ditanya lebih lanjut, ibu ini menjawab jika umur 12 adalah saat yang tepat.
"Untukku pribadi 12 tahun tidak apa-apa," ucapnya lewat sebuah video.
"Tapi ini tergantung kapan kau mengalami pubertas," lanjutnya.
Ibu satu ini lantas menjelaskan alasannya tidak keberatan membelikan anak mainan seks di usia muda.
Baca Juga: Anak Makassar Usia 9 Tahun Akan Pecahkan Rekor MURI Menyelam di Bawah Laut
Menurutnya, membelikan mainan seks saat anak menginjak usia pubertas jauh lebih baik dibandingkan membiarkan si anak hamil muda.
Naomi pun menyebut bahwa ia lebih baik membeli mainan seks dibanding harus membelikan susu formula dan popok sembilan bulan kemudian.
Jawaban ibu ini pun menuai pro-kontra di kalangan warganet. Ada yang setuju dan menyebutnya bisa menjadi cara mengedukasi anak.
"Menurutku lebih baik mengedukasi anak dengan barang yang aman dibanding membiarkan mereka mengeskplorasi dan melukai diri sendiri," tulis salah satu komentar.
"Jujur saja, ini lebih baik dibanding melakukan hubungan seksual."
Namun, banyak pula yang syok dan menulis jika usia 12 masih tergolong anak-anak.
"Umur 12 masih anak-anak."
"Ada alasan mengapa itu disebut usia dewasa," tambah warganet.
Selain itu, warganet juga berkomentar jika usia 15-16 tahun lebih masuk akal. Namun, kebanyakan sepakat jika usia yang pantas untuk memiliki mainan seks adalah 18 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi
-
Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia