Suara.com - Memasak termasuk kegiatan yang memerlukan bahan dan peralatan. Masing-masing masakan bahkan bisa menggunakan wajan atau panci yang berbeda tergantung dari cara memasaknya.
Di tengah geliat gaya hidup minimalis saat ini, memasak pun sebenarnya bisa dilakukan tanpa harus memiliki banyak alat di dapur. Produsen alat memasak asal Jerman, Thermorix, menawarkan cara memasak yang cepat hanya dengan satu jari.
Bentuknya yang menyerupai blender, namun dibalut dengan teknologi terkini, Thermorix menjanjikan cara memasak cepat, tapi terjamin kematangannya juga sehat.
"Tinggal atur waktu, suhu, lalu atur kecepatan. Sesudah diatur, lalu memulai masak dengan tombol. Yang sangat paling kita cintai, mesin ini punya keunggulan tanpa gesekan. Kalau pakai blender biasa, dipakai panas. Tapi mesin ini engga, jadinya lebih tahan lama," kata Direktur Thermomix Indonesia Ita Limowa ditemui di kantor Thermorix di Cengkareng, Tangerang, Rabu (10/11/2021).
Mesin tersebut bisa digunakan sebagai blender untuk menghaluskan bumbu hingga menhancurkan gula batu. Ita menambahkan, mata pisau pada wadah blender bisa memutar dalam dua arah berbeda sesuai pengaturan.
Jika diatur untuk berputar ke arah kanan atau searah jarum jam, maka fungsinya bisa untuk memotong daging maupun menghaluskan bumbu, hingga mengupas kentang dan bawang. Sedangkan jika diatur ke arah kiri, mata pisau berfungai untuk mengaduk adonan, seperti saat membuat kue bahkan es krim. Seluruhnya bisa dilakukan hanya dalam hitungan detik.
"Jadinya mesin ini bisa ditinggal dan ia akan masak sendiri. Mesin ini juga timbangan, blender, juga pencincang. Jadi kalau cincang daging gak usah pakai talenan, bisa juga buat adonan. Buat fermentasi bisa sampai 12 jam. Ini yang namanya all in one chicken jadi semua alat dapur dijadikan satu," ucapnya.
Namun, satu kekurangan dari mesin tersebut, Ina mengungkapkan bahwa Thermorix tidak bisa digunakan untuk memasak makanan yang perlu digoreng dengan banyak minyak. Penggunaan minyak hanya dipakai sekadar untuk tumis ataupun tambahan pada masakan tertentu.
"Karena Thermorix mempromosikan hidup sehat. Kalau pakai minyak sedikit bisa," katanya.
Baca Juga: Dapur Umum Kampung Tulung, Rumah Bersejarah yang Terancam Hilang
Memasak dengan Thermorix juga diklaim lebih sehat. Karena suhu maksimal pada mesin diatur hanya sampai 120 derajat. Sehingga tidak membuat makanan jadi terlalu matang yang justru menghilangkan nutrisinya, jelas Ina. Selain itu, rata-rata waktu memasak juga tidak terlalu lama.
Sempat 'tidak laku' dipasaran Indonesia saat dibawa pada 2017 lalu, Ina mengungkapkan bahwa Thermorix saat ini telah banyak digunakan oleh ibu rumah tangga hampir di seluruh wilayah Indonesia. Meski begitu, menurutnya, Thermorix juga cocok digunakan bagi yang belum berkeluarga, ataupun keluarga dengan banyak anak, juga dijadikan sebagai hadiah pernikahan.
"Karena anak-anak pun bisa pakai. Tinggal masuk-masukin bahan, pencet, tungguin sampai matang, deh," ujarnya.
Tak perlu khawatir bagi yang tidak bisa memasak, karena mesin tersebut juga dilengkapi akses pada resep dari berbagai negara dan jenis makanan dan minuman. Seperti, gluten free, makanan bayi, hingga makanan vegetarian. Total ada sekitar 75 ribu resep, namun baru 233 resep dalam bahasa Indonesia.
Berita Terkait
-
Slow Cooker vs Rice Cooker, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Kegunaannya
-
10 Pantangan Feng Shui Dapur yang Sebaiknya Dihindari, dari Posisi Kompor hingga Sink
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
Bikin Rezeki 'Bocor'! Ini 7 Kesalahan Penataan Kompor Dapur Menurut Feng Shui yang Perlu Dihindari
-
Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Kabut Asap Belum Reda, Siswa Pekanbaru Masih Belajar dari Rumah
-
Anomali Desil Ancam Penerima KIP, Selly Gantina Desak Pembentukan Timsus Evaluasi Data BPS
-
Bukan Pendakian Biasa, lni Cara Penyembuhan Luka di The Trouble with Heroes
-
Korban Gempa NTT Tembus 103 Orang, 1.666 Warga Terluka
-
Rekening Botok Diblokir Jelang Demo, Waketum MUI: Itu Langgar Hak Konstitusi
-
32.796 Titik Panas di Kalteng, Walhi Soroti Kerusakan Gambut dan Food Estate
-
Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla
-
Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal
-
9 Cara Reapply Skin Tint di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup