News / Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 | 16:31 WIB
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang. [Ist]
Baca 10 detik
  • Aksi pria berjoget di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral, mendorong BGN menghentikan sementara satu fasilitas.
  • BGN menemukan pelanggaran standar operasional, etika tanpa APD, dan masalah teknis tata letak di dapur.
  • Pria tersebut mengelola tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, namun BGN menegaskan MBG bukan program bisnis.

Suara.com - Aksi seorang pria berjoget di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial dan menuai kritik.

Badan Gizi Nasional (BGN) langsung turun tangan dan menghentikan sementara operasional salah satu fasilitas terkait.

Video yang semula beredar di TikTok itu memperlihatkan seorang pria menari di area dapur sambil memamerkan insentif yang diklaim mencapai Rp 6 juta per hari.

Lokasi disebut berada di fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan terdapat logo BGN terlihat di area tersebut.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti video tersebut dan menurunkan tim pengawasan.

BGN menilai tindakan pria tersebut tidak sesuai dengan standar operasional, terutama karena dilakukan di area dapur tanpa alat pelindung diri (APD).

"Kami sangat menyayangkan dan kecewa dengan sikap mitra yang demikian. Mengapa harus overacting seperti itu, apalagi ada konten, konten yang dia buat di dalam dapur tanpa APD," kata Nanik, Rabu (25/3/2026).

Dari hasil pemeriksaan, BGN ternyata tidak hanya menemukan persoalan etika, tetapi juga masalah teknis pada fasilitas dapur. Tata letak yang tidak sesuai serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dinilai tidak memenuhi standar menjadi temuan utama.

Nanik juga mengungkapkan kalau pria dalam video tersebut diketahui mengelola hingga tujuh titik SPPG. Namun, baru satu unit yang telah beroperasi dan kini dihentikan sementara.

Baca Juga: Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

BGN menyatakan enam SPPG lain yang belum beroperasi akan diawasi lebih ketat, mulai dari tahap pendirian hingga operasional.

Menanggapi, sikap pria itu yang pamer insentif per harinya, Nanik menegaskan kalau program MBG tidak boleh dipandang sebagai bisnis.

"Ini bukan bisnis, ya. Ini adalah program pemerintah yang esensinya untuk mencerdaskan anak-anak bangsa, bukan untuk dimanfaatkan dengan cara seperti itu," tegasnya.

Nanik berpesan, kasus tersebut harus menjadi peringatan bagi mitra lain agar tidak melanggar aturan, baik dari sisi teknis maupun etika di lapangan.

Load More