Suara.com - Berkunjung ke Ibu Kota Jakarta, jangan terlena dengan kemegahan gedung-gedung dan pusat perbelanjaannya saja, tapi Anda juga harus mencicipi makanan khasnya. Apa saja makanan khas DKI Jakarta yang harus dicoba?
Salah satu suku yang menetap dan tinggal di Jakarta sejak lama ialah Suku Betawi. Tak hanya budaya dan sejarahnya yang unik, ragam kulinernya juga menarik. Nah, jika Anda berkunjung ke Jakarta, jangan lewatkan makanan khas DKI Jakarta berikut ini, ya!
Makanan khas Betawi yang satu ini bisa dibilang langka di kota-kota lain, bahkan di Jakarta. Meskipun nama makanan ini 'sayur' babanci, tidak ada campuran sayur di dalamnya. Ini merupakan kuliner dengan campuran bahan-bahan seperti ketupat, potongan daging sapi yang dimasak dengan aneka rempah, dan santan.
Kuliner yang satu ini merupakan perwujudan dari akulturasi budaya Betawi dengan Arab sehingga menciptakan rasa yang khas. Laksa Betawi berbeda dengan laksa Aceh, laksa Bogor, maupun Medan. Sebab, dalam kuah laksa Betawi terdapat udang rebon yang menjadikan cita rasanya semakin gurih.
Ini merupakan salah satu kuliner Jakarta yang banyak dijumpai di warung-warung pinggir jalan. Rasanya mirip dengan soto Betawi namun dengan kuah yang lebih medok dan rempah yang lebih gurih.
Baca Juga: Rekomendasi 8 Makanan Khas Jawa Timur, Pedas Gurih Bikin Ketagihan
Umumnya, panganan ini banyak dijumpai saat acara-acara pernikahan sebagai simbol penghormatan terhadap keluarga baru. Makanan ini dibuat khusus dari tebu telur, lalu dicampur dengan bahan-bahan lain seperti petai, ebi, dan kentang.
Nasi Ulam
Nasi ulam mirip dengan nasi uduk dengan cita rasa gurih. Cara memasaknya pun menggunakan rempah-rempah seperti lengkuas, serai, dan daun salam. Setelah masak, nasi ulam disajikan dengan taburan bawang mewah, ketumbar, jintan, cabai, dan terasi yang membuat aromanya semakin sedap.
Pecak lele terbuat dari campuran santan, saus kacang, air asam jawa, dengan cita rasa gurih, pedas, dan asam dalam satu gigitan. Rasanya pasti ingin nambah terus!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis