Suara.com - Setiap orang berhak meraih mimpi. Termasuk para perempuan muda Indonesia. Sayangnya, ada saja tantangan yang menghadang, baik dari lingkungan sekitar maupun eksternal, yang menghambat perempuan untuk berkembang.
Untuk membuka lebih banyak peluang bagi perempuan muda Indonesia untuk meraih mimpi, Sunsilk memberikan dukungan untuk membuka lebih banyak peluang melalui kampanye #TakTerhentikanTukBerkilau.
Dalam kampanye ini, Elviana Lim, Senior Brand Manager Sunsilk, mengungkap, pihaknya menggandeng sederetan mitra berpengalaman untuk memberikan rangkaian kelas online maupun offline, serta hard skill maupun soft skill yang dibutuhkan dalam meraih mimpi.
"Melalui kampanye #TakTerhentikanTukBerkilau, Sunsilk memberikan sebuah ekosistem bagi perempuan Indonesia untuk berkarya serta memaksimalkan potensi yang dimiliki," jelasnya dalam jumpa pers secara virtual pada Senin (23/11/2021).
Untuk memberikan dukungan yang lebih holistik, kampanye #TakTerhentikanTukBerkilau ini, kata Elviana, terdiri dari tiga fase, yakni fase announce, yang menghadirkan kisah nyata Satya Winnie, seorang travel journalist and explorer yang berhasil menjadi sosok yang tak terhentikan untuk terus berkilau dalam meraih mimpinya
Selanjutnya adalah fase Inspire yang mengajak ribuan perempuan muda untuk berani menuliskan mimpi di https://www.sunsilk.co.id/tak-terhentikan-tuk-berkilau.html sebagai titik awal perjalanan mereka dalam meraihnya.
Selain itu, Sunsilk menggandeng sederetan influencer sebagai role model bagi semua perempuan agar berani meraih mimpi, apapun tantangannya.
Serta yang terakhir ialah fase equip, di mana Sunsilk bekerja sama dengan NGO global, Girl Rising, menyelenggarakan workshop ‘Kilaukan Mimpimu’ yang menjangkau 15.000 perempuan di Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Umum, dan pesantren.
Yang terbaru, Sunsilk bekerjasama dengan Skill Academy dari Ruangguru membekali perempuan Indonesia dengan berbagai keterampilan yang dibutuhkan untuk meraih mimpi melalui https://sunsilk.skillacademy.com/.
Baca Juga: Viral, Seorang Bocah Dinobatkan Sebagai Sad Boy Sejak Dini, #SaveAdit Berkumandang
Kerja sama Sunsilk dengan Skill Academy hadir dalam bentuk kelas soft skill berupa rangkaian kelas online gratis dari para expert agar perempuan Indonesia berani bermimpi, mengenali bakat dalam diri untuk memulai ataupun mengembangkan karir, serta menguasai keterampilan berkomunikasi.
Tersedia pula kelas hard skill, yaitu kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai kelas yang tersedia di Skill Academy dengan harga lebih terjangkau.
"Keseluruhan modul yang kami kembangkan bersama Sunsilk terinsipirasi dari tantangan yang dihadapi oleh perempuan Indonesia saat ini," kata Pretty Kusumaningrum, Skill Academy Manager.
Salah satu program yang mendapat animo sangat positif kata dia adalah program mentorship, yaitu rangkaian webinar eksklusif dan one-on-one mentorship dengan sederetan sosok berpengalaman di bidang kewirausahaan, beasiswa, dan perencanaan karir.
Program ini diikuti oleh 30 peserta terpilih, dan ditutup dengan sebuah kompetisi untuk mengasah semangat bersaing di antara para peserta. Salah satu pemenang kompetisi ini adalah Febriani, mahasiswi Magister Pendidikan Fisika dari FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.
"Dengan target menjangkau 500 ribu perempuan, dukungan Sunsilk melalui kampanye ini akan terus berlangsung melalui kelas online yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh perempuan muda Indonesia”, tutup Elvi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Korea Apa Saja yang Bagus? Ini 4 Pilihan dengan Review Nyaris Sempurna di Shopee
-
Lipstik Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 3 Pilihan yang Melembabkan Bibir Awet Seharian
-
Indonesia Open 2026 Jadi Pesta Rakyat Bulu Tangkis, Bisa Nikmati Sportainment hingga Test Drive EV
-
4 Sepatu Wanita Casual dari Brand Lokal, Nyaman di Kaki dan Enak Dipandang
-
4 Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat Paling Populer di Indonesia
-
Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
4 Lipstik di Minimarket Terdekat yang Mudah Ditemukan, Harga Mulai Rp15 Ribuan
-
Menjaga Tradisi Sangjit, Sangjit by Sinar Wijaya Hadir dengan Layanan Terintegrasi