Suara.com - Setiap tanggal 1 Desember 2021 diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Dengan mengusung tema tahun 2021 yakni "Akhiri Ketidaksetaraan, Akhiri AIDS", Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan dan berfokus untuk menjangkau masyarakat yang terbelakang.
Pada 2 Desember 2021, Pullman Ciawi untuk pertama kalinya berpartisipasi untuk memperingati Hari AIDS Sedunia. HIV/AIDS dianggap sebagai suatu epidemik yang perlu dituntaskan melalui peningkatan kesadaran dan pengetahuan terhadap paparan virus ini.
Bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bogor dan Yayasan Sahabat Ibu, Remaja dan Anak (SAHIRA), Pullman Ciawi mengadakan talkshow bertema "Katakan TIDAK pada stigma untuk ODHA! Jauhi virusnya, bukan orangnya!"
Talkshow ini berlangsung di Pullman Ciawi Vimala Hills Convention Center pada hari Kamis (2/12/2021) pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai.
Ini merupakan tantangan untuk menentang stigma negatif terhadap penderita HIV/AIDS sekaligus panggilan untuk mengakhiri penyebaran penyakit ini dengan menargetkan 90 persen kemampuan penanggulangan pada tahun 2030.
Kurangnya informasi membuat stigma buruk di masyarakat yang menyatakan bahwa HIV/AIDS adalah salah satu penyakit yang memalukan. Penyakit ini kerap dikaitkan dengan isu kemaksiatan.
Tak hanya itu, hingga kini pun masih banyak orang yang menganggap hidup berdampingan dengan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) sangat berbahaya.
Para penyintas kerap dianggap memiliki kebiasaan berganti pasangan, rentan penggunaan obat terlarang dan kehidupan kaum homoseksual. Padahal pada kenyataannya, seseorang dapat terjangkit virus ini bisa karena beragam faktor.
Faktor yang kerap dilupakan oleh masyarakat diantaranya adalah penularan melalui transfusi darah hingga kelahiran bayi mulai dari proses kehamilan, persalinan, dan pemberian ASI.
Baca Juga: Hari AIDS Sedunia, Waspadai Sumber Penyakit yang Diduga dari Simpase Ini
Itu semua lah yang mendasari Pullman Ciawi bersama kedua mitra yang digandeng bertekad untuk mengedukasi karyawan tentang stigma terhadap ODHA yang masih berkembang hingga saat ini. Stigma negatif tersebut menyebabkan pengidap HIV/AIDS dipandang sebelah mata oleh masyarakat.
"ODHA adalah sekelompok orang yang menjalankan kehidupan layaknya orang sehat lainnya. Mereka mempunyai mimpi dan aspirasi pencapaian dalam kehidupan, dan berkat kemajuan dibidang obat – obatan, ODHA telah mendapat kesempatan untuk menjalankan kehidupan yang lebih lama dengan kualitas yang lebih baik,” ujar Gilles Tressens, General Manager Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
5 Shio Paling Hoki pada 12-18 Januari 2026, Pintu Rezeki Terbuka Lebar
-
Terpopuler: Alasan Aurelie Moeremans Gratiskan Buku Broken Strings hingga Bahaya Child Grooming
-
6 Shio Paling Beruntung 12 Januari 2026, Awal Pekan Panen Hoki
-
Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga
-
5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis
-
5 Cushion Anti Keringat untuk Pekerja Kantoran, Makeup Tetap Fresh dan Tak Luntur
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan