- Tradisi takjil Ramadan kini berevolusi dari hidangan klasik menjadi kreasi eksploratif yang didorong media sosial.
- Nutrijell menyelenggarakan Takjell Festival di Gandaria City, Jakarta, pada 27 Februari–1 Maret 2026.
- Festival tersebut mengusung inovasi takjil berbasis jelly sekaligus mendukung pertumbuhan dua puluh satu UMKM lokal.
Suara.com - Ramadan selalu membawa tradisi berbuka yang khas. Namun dalam beberapa tahun terakhir, wajah takjil mengalami transformasi yang signifikan. Jika dulu pilihan cenderung berkutat pada kolak, bubur sumsum, atau es buah klasik, kini meja berbuka diramaikan kreasi yang lebih eksploratif—mulai dari dessert fusion, minuman layered berwarna cerah, hingga olahan berbasis jelly, mousse, dan custard dengan tampilan estetik.
Media sosial turut mendorong lahirnya gelombang takjil inovatif. Visual yang menarik, warna kontras, tekstur unik, hingga teknik plating modern menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi generasi muda. Takjil tidak lagi sekadar pelepas dahaga dan lapar, tetapi juga menjadi medium ekspresi kreativitas kuliner yang menyatukan tradisi dan tren.
Bahan pangan yang fleksibel pun semakin dicari karena mampu beradaptasi dengan berbagai konsep rasa dan penyajian. Tekstur kenyal, warna variatif, serta kemudahan pengolahan menjadikan bahan seperti jelly banyak dikreasikan menjadi puding karakter, minuman kekinian, topping dessert, hingga bentuk-bentuk artistik yang memikat perhatian.
Fenomena ini menunjukkan bahwa inovasi takjil bergerak ke arah lintas generasi: orang tua tetap menemukan cita rasa yang familiar, sementara anak muda menikmati sentuhan modern yang lebih playful dan visual-driven. Ramadan pun menjadi ruang eksperimen yang tetap hangat oleh nilai kebersamaan.
Melihat perkembangan tersebut, Nutrijell menghadirkan Nutrijell Takjell Festival, sebuah festival kuliner dan kreativitas yang mengangkat inovasi takjil berbasis jelly dalam berbagai bentuk dan kolaborasi. Acara ini digelar selama tiga hari, 27 Februari–1 Maret 2026, di Main Atrium Gandaria City, Jakarta.
Festival ini menampilkan bagaimana jelly bisa bertransformasi menjadi aneka sajian takjil modern—mulai dari dessert fusion, minuman kekinian, hingga kreasi plating artistik yang Instagramable. Pada hari pembukaan, pengunjung disambut instalasi visual seperti Giant Under The Sea Jelly dan Giant Jelly Tumpeng yang merepresentasikan semangat kebersamaan dan berbagi di bulan Ramadan. Ada pula aktivitas Jelly Lukis, yang mengajak pengunjung menikmati jelly lewat sentuhan seni yang kreatif dan interaktif.
Kolaborasi dengan UMKM dan Pelaku F&B
Tak hanya menjadi ajang eksplorasi rasa, festival ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku usaha kuliner. Sebanyak 21 tenant makanan dan minuman terlibat dalam menghadirkan menu kolaborasi eksklusif berbahan Nutrijell yang hanya tersedia selama acara berlangsung.
Beberapa di antaranya adalah Nama Donut, Coffee Room, Puding Bu Aida, Acaii, Pudding Christy, hingga Fukami. Kolaborasi ini menghadirkan variasi takjil yang memadukan tekstur kenyal jelly dengan konsep dessert modern, memperluas kemungkinan kreasi yang bisa dihadirkan saat berbuka puasa.
Baca Juga: Jadwal Menu Takjil Ramadan 2026 di UMY, Ini Syarat dan Cara Pengambilannya
Senior Brand Manager Nutrijell, Helen Lie, mengatakan festival ini menjadi bagian dari komitmen untuk mendorong kreativitas sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM lokal.
“Nutrijell Takjell Festival tidak hanya menghadirkan ragam kreasi takjil berbahan Nutrijell, tetapi juga menjadi bentuk komitmen kami dalam mendukung dan memberdayakan UMKM lokal,” ujar Helen.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk membuka ruang kolaborasi dan memperluas eksposur pelaku usaha kuliner. “Melalui event ini, Nutrijell membuka ruang kolaborasi bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen yang lebih luas dan tumbuh bersama. Sejalan dengan peran Nutrijell sebagai brand yang tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga nilai positif bagi ekosistem usaha dan masyarakat,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru di Bandung: Bank hingga ATM Pecahan Rp20 Ribu
-
Terpopuler: 7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim, Kapan THR ASN Cair?
-
Layanan Tukar Uang Baru BI Apakah Buka Hari Sabtu dan Minggu? Cek Jadwalnya
-
6 Shio Paling Beruntung di 28 Februari 2026, Ada Ayam hingga Babi
-
3 Cara Memakai Blush On agar Terlihat Muda dan Wajah Lebih Segar
-
THR Karyawan Swasta Kapan Cair? Begini Mekanisme dan Jadwal Pencairannya
-
3 Warna Lipstik yang Bikin Wajah Awet Muda dan Segar, Jangan Salah Pilih!
-
Tata Cara Bayar Zakat Fitrah, Berapa Besarannya?
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BRI untuk Lebaran 2026, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya
-
Berapa Zakat Mal yang Harus Dibayar? Ini Hitung-Hitungannya