Suara.com - Penjualan karya seni digital dalam bentuk NFT (non-fungible token) kini tengah menjadi tren.
Terbaru, seorang seniman wanita menjual karya seni dalam bentuk NFT. Tidak hanya itu, karya seni miliknya juga dijual sepaket dengan sel telur.
Melansir Page Six, seniman Armenia yang bernama Narine Arakelian tersebut memamerkan karya seninya lewat acara Art Basel Miami Beach.
Salah satu dari karya seni Narine yang berusia 42 tahun adalah lukisan berjudul "Live". Karya inilah yang akan dijual dalam bentuk NFT.
NFT sendiri adalah jenis karya seni digital yang dibuat dan diverifikasi dengan menggunakan blockchain, serta diperjualbelikan dengan cryptocurrency.
Selain mendapatkan karya seni digital, pembeli lukisan milik Narine juga akan mendapat kontrak digital yang menjanjikan sel telur milik seniman ini.
Tidak sampai di sana, Narine Arakelian juga berharap agar sel telur tersebut bisa dibuahi dan pembeli memiliki anak darinya.
Bahkan, Narine berharap agar karya seni NFT tersebut dibeli oleh pasangan yang kesulitan memiliki anak.
"Aku bahagia bisa menghadirkan seorang anak ke dunia lewat karya seniku," ungkap Narine yang merupakan ibu satu orang anak.
Baca Juga: Wanita Pamer Jadi Ibu Bhayangkari, Tak Disangka Ternyata Kekasihnya Polisi Gadungan
"Memberikan berkah dalam bentuk seni dan kehidupan adalah sebuah kreativitas yang indah," tambahnya.
"Semua karya seniku adalah anak-anakku, dan fakta bahwa yang satu ini akan menghasilkan seorang anak adalah hal menakjubkan."
Narine menambahkan jika hal ini akan membuat karya seni yang dijualnya lebih berharga karena dapat membawa berkah seorang bayi kepada pembeli.
"Karya seni ini akan bermakna banyak untuk pembelinya karena anak mereka hadir dari sini. Karya ini akan selalu membawa kenangan spesial itu."
Meski begitu, seniman 42 tahun ini menegaskan jika anak yang lahir dari sel telurnya nanti bukanlah sebuah karya seni.
Narine Arakelian memamerkan 3 lukisan berjudul "Love, Hope, Live" di Art Miami. Dari sana, ia memutuskan untuk mengubah lukisan "Live" menjadi NFT dan menjualnya bersama sel telur miliknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan
-
Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan
-
Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
5 Rekomendasi Setrika Anti Lengket dan Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Daya 450 VA
-
Perbedaan Body Mist dan Body Cologne Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya
-
2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli