Suara.com - Keputusan pemerintah untuk membatalkan aturan PPKM level 3 secara nasional selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) berdampak positif bagi industri pariwisata.
Pelonggaran aturan tersebut membuat masyarakat segera merencanakan liburan akhir tahun, salah satunya dengan segera memesan hotel. Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, tak lama setelah pengumuman itu disampaikan, rata-rata pemesanan hotel untuk periode Nataru mulai meningkat.
"Sejak diumumkan PPKM level 3 dibatalkan, sudah mulai meningkat reservasi. Karena sampai minggu lalu, masih dingin, belum ada respon. Sekarang sudah ada hal yang positif," kata Hariyadi dalam dialog produktif virtual Forum Merdeka Barat, Kamis (9/12/2021).
Ia berharap, geliat positif wisata itu bisa bertahan dan tak lagi terganjal aturan pengetatan pencegahan Covid-19 seperti yang terjadi pada akhir tahun lalu.
"Akhir tahun lalu sebetulnya booking sudah mulai naik mendekati akhir tahun, tapi kemudian direm karena penerapan PCR. Waktu itu juga kan masih mahal banget, jadi langsung drop kunjungannya. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti itu," ujarnya.
Meski begitu, menurut Hariyadi, baik pemerintah, pelaku wisata, juga masyarakat telah lebih siap melakukan antisipasi untuk kondisi terburuk akibat wabah Covid-19 dibandingkan tahun lalu.
Hal itu terlihat dari tidak ditemukannya kluster penularan virus corona di hotel maupun restoran selama periode Oktober-November di mana kapasitas pengunjung telah diizinkan mencapai 100 persen.
"Alhamdulillah, kita tidak menemukan kluster baru. Inilah yang mungkin salah satu pertimbangan pemerintah membatalkan PPKM level 3 secara nasional. Tapi kehati-hatian tetap harus kita kedepankan," ucap Hariyadi.
Ia menekankan bahwa PHRI juga mendukung sepenuhnya aturan pemerintah yang melarang kegiatan perayaan apapun, baik di restoran maupun hotel. Akan tetapi, kegiatan pariwisata tetap berjalan dengan baik.
Baca Juga: Tiket.com Gelar TTS 12.12 Sale, Berikut Daftar Promo Menarik yang Bisa Dipilih
Hariyadi menyampaikan bahwa pelaku pariwisata juga punya tanggung jawab dalam pencegahan penularan Covid-19.
"Kita upayakan tidak ada penumpukan pengunjung, tidak ada penumpukan tamu. Sehingga kita bisa lebih baik. Kami meyakini kalau melihat dari pola kemarin Novembe, karena kegiatan meeting sudah jalan juga di tempat pariwisata sudah terbilang aktif mendekati volume normal, menurut saya ini adalah pertanda positif dalam menyambut akhir tahun juga 2022 nanti," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Ramalan 3 Shio Paling Beruntung pada 2-8 Maret 2026, Siapa Saja?
-
2 Maret 2026 Puasa ke Berapa? Ini Hitungan Versi Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah
-
7 Model Baju Lebaran Wanita Kekinian, Tampilan Elegan Cocok Juga untuk Harian
-
Tanggal Berapa Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Ini Rincian Hari Libur Idul Fitri
-
Apakah CPNS dapat THR? Cek Bocoran Tanggal Pencairan Lengkap dengan Besarannya
-
Cara Daftar Mudik Gratis AirNav 2026, Kuota hingga 4.000 Kursi Maish Tersedia
-
Apakah Indonesia Aman dari Perang Dunia Ke-3? Persiapkan Diri, Situasi Global Makin Memanas
-
Siapa Pengganti Ali Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Diserang Rudal
-
Apakah Ali Khamenei Keturunan Nabi Muhammad? Wafat dalam Serangan AS-Israel
-
ATM BNI Pecahan Rp20 Ribu Ada di Mana Saja? Ini Daftar Lengkapnya