- Ali Khamenei dilaporkan wafat pada 28 Februari 2026 dalam serangan militer gabungan AS–Israel, memicu kehebohan global.
- Ia memimpin Iran sejak 1989, menggantikan Ruhollah Khomeini, dan menjadi figur sentral politik Iran selama lebih dari tiga dekade.
- Publik menyoroti latar belakang keluarga dan klaim garis keturunannya dari Nabi Muhammad SAW.
Suara.com - Kabar wafatnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026 menggemparkan dunia.
Peristiwa tersebut sekaligus memunculkan banyak pertanyaan tentang siapa sosok pemimpin tertinggi Iran tersebut serta latar belakang keluarganya.
Ali Khamenei dikenal sebagai pemimpin Iran sejak 1989 setelah menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini, dan berkuasa lebih dari tiga dekade hingga tewas pada usia 86 tahun.
Ia menjadi figur sentral dalam politik dalam dan luar negeri Iran serta simbol rezim yang keras terhadap Barat.
Di tengah reaksi global atas kematiannya, publik juga penasaran apakah Khamenei memiliki garis keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW.
Lantas, apakah benar Ali Khamenei keturunan Nabi Muhammad? Berikut penjelasan lengkap mengenai profil Ali Khamenei.
Profil Ali Khamenei, Apakah Keturunan Nabi Muhammad?
Merangkum Britannica, Ali Khamenei dikenal tokoh sentral dalam sejarah modern Iran yang menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran sejak 1989 hingga wafatnya pada 28 Februari 2026.
Selama lebih dari tiga dekade, ia menjadi figur paling berkuasa di negara tersebut, mengendalikan urusan politik, militer, hingga kebijakan luar negeri.
Ali Khamenei lahir pada 19 April 1939 di kota suci Masyhad dan tumbuh dalam keluarga religius yang aktif dalam pendidikan Islam.
Baca Juga: Apa Arti Haidar? Akun Resmi Iran Unggah Foto Pedang Legendaris setelah Khamenei Meninggal
Ia kemudian menimba ilmu di Qom, pusat teologi Syiah, dan terlibat dalam gerakan oposisi yang menentang monarki Shah Iran sebelum Revolusi Islam 1979.
Setelah revolusi berhasil menggulingkan Shah, Ali Khamenei menjadi bagian penting pemerintahan baru dan terpilih sebagai Presiden Iran pada 1981, jabatan yang dipegangnya hingga 1989.
Masa kepresidenannya diwarnai keterlibatan dalam konflik regional dan konsolidasi kekuasaan di tubuh Republik Islam.
Ketika Ayatollah Ruhollah Khomeini wafat pada 1989, Ali Khamenei dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi baru melalui perubahan konstitusi yang memungkinkan jabatan itu disandangnya.
Ia kemudian memegang kekuasaan absolut sebagai rahbar, menjadikan posisinya lebih kuat daripada presiden atau parlemen.
Sebagai pemimpin, Ali Khamenei dikenal karena sikap kerasnya terhadap Barat, terutama AS dan Israel, serta dukungannya terhadap jaringan kelompok pro-Iran di kawasan seperti Hezbollah dan milisi di Irak atau Yaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris