Suara.com - Beberapa kawasan tengah dilanda konflik yang membuat situasi geopolitik global makin memanas. Muncul spekulasi perang dunia ketiga bisa meletus sewaktu-waktu.
Perang yang terjadi di Eropa hingga ketegangan yang meningkat di Timur Tengah turut menimbulkan kekhawatiran terhadap risiko eskalasi yang lebih luas.
Terlepas dari itu, ternyata ada beberapa negara dan wilayah yang masih dinilai relatif aman apabila konflik geopolitik terus memanas dan skenario Perang Dunia 3 benar-benar terjadi.
Berikut ini daftar negara dan lokasi yang disebut-sebut paling aman, dilansir dari laman Express.
- Antartika
- Argentina
- Bhutan
- Cili
- Fiji
- Greenland
- Islandia
- Indonesia
- Selandia Baru
- Afrika Selatan
- Swiss
- Tuvalu
Indonesia merupakan negara yang bersikap netral terhadap konflik, yang disebut dengan Gerakan Non-Blok. Presiden Soekarno menyatakan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia akan "bebas dan aktif" pada tahun 1948 silam.
Indonesia dianggap cukup aman dari keterlibatan langsung Perang Dunia III karena politik luar negeri bebas-aktif dan posisi non-blok.
Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sudah ingatkan ancaman Perang Dunia Ketiga saat memberikan taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor pada 2 Februari 2026 lalu.
“Puluhan kepala negara hadir. Hampir semua, merisaukan pecahnya Perang Dunia Ketiga,” ungkap Prabowo bercerita usaindirinya menghadiri World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, beberapa waktu yang lalu.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia menjalankan politik luar negeri yang menganut bebas aktif tapi non-aligned atau non-blok.
Baca Juga: Mitsubishi Indonesia Persiapkan Produksi Lokal Mobil Hybrid di Awal Tahun Ini
“Ini yang dibicarakan di dunia. Karena itu, saya jalankan sebagai mandataris, meneruskan warisan pendiri-pendiri bangsa kita, saya menjalankan politik luar negeri yang menganut tetap garis kita, bebas aktif tapi non-aligned atau non-blok,Kita tidak akan ikut pakta militer manapun,” tegas Prabowo.
Prabowo menyebut dirinya berpegang teguh pada filosofi satu lawan atau musuh terlalu banyak dan seribu kawan terlalu sedikit.
“Saya katakan, filosofi luar negeri saya adalah seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Apalagi satu musuh. Itu garis kita,” ujarnya.
Dengan berpegang pada non blok dan memilih bersahabat dengan semua, dia menuturkan Indonesia harus siap sendiri apabila ada ancaman dan serangan dari pihak luar.
“Kalau kita diancam, kalau kita diserang, tidak akan ada yang bantu kita, Saudara-saudara. Percaya sama saya. Nobody is going to help us,” sambungnya.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Scaloni Jelang Argentina vs Spanyol: Kami Tim yang Unik, Bukan Sombong
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh
-
3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja dan Hiburan
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Pemprov Jabar Resmi Kawinkan 13 SMK Maung dengan Puluhan Industri
-
5 Merek Lipstik Lokal dengan Varian Warna Nude Terbaik, Tahan Lama Seharian
-
Rp144,82 Miliar Raib, Begini Kronologi Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi
-
Dari Pekerja Migran Indonesia ke Pengusaha, BRI Dampingi Rosyidah Raih Sukses Bersama C'milzea
-
Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS