Suara.com - Kasus varian Omicron yang terkonfirmasi di Indonesia bertambah menjadi tiga pasien. Kondisi itu membuat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyarankan masyarakat untuk membatalkan rencana bepergian keluar negeri.
Terlebih jika rencana bepergian tersebut bukanlah kegiatan yang urgent dan penting, seperti misalnya liburan Nataru atau Natal dan Tahun Baru 2022. Ia menyarankan untuk sebaiknya liburan dilakukan di dalam negeri.
"Bukan lagi imbauan tapi arahan, untuk yang akan melakukan perjalanan luar negeri, sebaiknya dibatalkan," ujar Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara diskusi dalam acara Weekly Press Briefing (WPB), Senin (20/12/2021).
Saran ini diutarakan karena varian Omicron sudah menyebar ke seluruh dunia, tidak kurang di 59 negara. Apalagi belakangan data di Inggris sudah terdeteksi lebih dari 37 ribu kasus varian Omicron.
Sehingga jika sekadar ingin berlibur dan bukan melakukan urusan penting, sebaiknya dilakukan di dalam negeri. Terlebih, pelaku industri pariwisata sudah mulai sadar untuk menerapkan dan menegakkan protokol kesehatan di area wisata atau di tempat umum.
"Jika tidak ada keperluan mendesak dan super penting, kita rekomendasinya tidak lakukan perjalanan keluar negeri," ungkap Sandiaga.
Temuan protokol kesehatan (prokes) yang mulai diperketat di destinasi wisata, juga didapati langsung oleh Sandiaga dan pihak Kemenparekraf saat melakukan kunjungan dan meninjau langsung lokasi.
"Kami pantau sendiri di Bali dan beberapa destinasi wisata. Di minggu ini juga saya akan pantau di beberapa titik untuk memastikan," tutup Menparekraf Sandiaga.
Baca Juga: Menkes Pastikan Kasus Omicron Pertama Indonesia Tertular WNI Dari Nigeria
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin