Suara.com - Membangun hubungan seperti pernikahan tidak sesederhana yang orang lain bayangkan. Ada beberapa aspek yang harus dilakukan sebelum menikah, seperti memperhatikan kondisi pasangan, keluarga besarnya, dan juga kariernya.
Namun, yang paling penting selain finansial dan pekerjaan justru kepribadian lelaki itu sendiri. Sebab, masih banyak wanita yang terjebak dengan lelaki yang salah sehingga sulit untuk selektif.
Agar terhindar dari lelaki yang salah, sebelum menikah perlu lakukan enam cara ini. Berikut ulasannya!
Komunikasi
Komunikasi menjadi komponen yang paling penting dalam membangun hubungan. Karena pasangan akan sering berbicara mengenai banyak hal. Mulai dari bagaimana hubungan ke depannya, ingin tinggal di mana, pengaturan finansial, dan lainnya.
Menurut Konsultan Psikiater dari Rumah Sakit Fortis Mulund dan Rumah Sakit Fortis Hiranandani Dr. Kedar Tilwe, komunikasi bisa menjadi cara untuk mengenal kepribadian lelaki sebelum menikah.
“Jika memungkinan, lakukan beberapa percakapan sebelum bertemu. Lalu perhatikan perilaku orang tersebut sebelum melangkah lebih jauh,” ungkapnya yang dilansir dari laman Healthshots.
Perhatikan Perilakunya
Saat bertemu lelaki untuk pertama kalinya, baiknya perhatikan perilakunya. Apakah perilakunya mendominasi atau justru meremehkan pandangan orang lain selama berbicara dengan Anda. Jika selama pembicaraan lebih banyak negatifnya, sebaiknya pikir-pikir dulu.
Baca Juga: Cepat Peka, Ini 7 Kode Pria Ingin Memutuskan Hubungan Asmara
Lihat Pencapaiannya
Ketika bertemu pertama kalinya, Anda juga perlu melihat pencapaiannya selama hidup. Baik itu cita-citanya, impian, hingga karier nya. Tentunya, lelaki yang punya tujuan dan rencana yang jelas, sudah pasti merupakan lelaki yang matang dan lebih bertanggung jawab.
Pahami Nilai-Nilainya Dan Keluarganya
Setelah Anda berbicara dengan lelaki yang kelak menjadi calon suami, cobalah untuk memahami nilai-nilainya, seperti keyakinan, visi-misi, dan harapannya dalam hidup. Selain itu, lihat juga bagaimana kehidupan keluarga si lelaki, apakah menghargai Anda kelak atau sebaliknya.
Percaya Dengan Naluri Anda
Mungkin Anda pernah bertemu lelaki yang salah, sehingga Anda sulit untuk percaya lagi. Tetapi ketika dipertemukan oleh lelaki baru, Anda perlu percaya lagi, walau ada rasa takut yang menguasai Anda. Perhatikan juga apakah Anda dapat bersantai di hadapannya, atau bisakah Anda melakukan percakapan ringan yang mengalir selama bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan
-
Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital
-
Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern
-
Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba
-
3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan