Suara.com - Ikan Arwana menjadi salah satu ikan yang memiliki nilai jual tinggi. Harga satu ekor ikan arwana bahkan berkisar mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Namun siapa sangka, ada orang yang nekat menggoreng ikan arwana untuk dijadikan santapan. Salah satu contohnya seperti yang dibagikan akun Twitter @FFOODFESS.
Dalam unggahan itu, seorang warganet bercerita tengah lapar namun tak ada siapapun di rumah. Selain itu, tak ada bahan makanan yang bisa dimasak atau dimakan.
Akhirnya warganet ini memutuskan untuk menggoreng ikan arwana dengan ukuran cukup besar. "Aku lapar, nggak ada siapa-siapa di rumah, nggak ada apa-apa. Goreng dia aja lah. Selamat sarapan," tulisnya dalam unggahan itu.
Ia juga menyertakan foto saat tengah menggoreng ikan arwana tersebut. Ukuran penggorengan yang digunakan lebih kecil daripada ikan arwana yang digoreng.
Minyak yang digunakan pun sangat sedikit sehingga hanya bagian tengah ikan saja yang tergoreng. Bagian kepala dan ekor ikan arwana itu tampak masih belum matang.
Tentunya, menggoreng ikan arwana ini mengejutkan bagi banyak orang terutama para pecinta ikan hias. Harga ikan arwana yang mahal membuat banyak orang tak tega untuk mengonsumsinya.
Cuitan ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan terkait.
"Gorengnya yang matang ya, emang bahaya kalau mentah tapi lebih bahaya kalau orang tuamu tau," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Empat Pegawai Curi Puluhan Ikan Arwana Super Red Senilai Rp 24 Miliar, Irfan Hakim Geram
Warganet lainnya ikut berkomentar. "Makan ikan ini bahaya, lho. Bisa masuk UGD karena digebukin bapak kau," ujar warganet ini.
"Ini beneran nggak sih? Ada yang komen ini arwana. Maksudku selapar-laparnya aku kalau emang nggak ada apa-apa ya keluar beli mi instan bentar, atau pesan lewat ojol gitu, kan banyak juga yang promo. Bukan pakai hewan peliharaan," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu hingga Jumat (7/1/2021) cuitan ini sudah disukai oleh lebih dari seribu akun di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN