Suara.com - Sosok putri duyung memang identik dengan kisah fantasi. Meski begitu, wanita satu ini memilih bekerja menjadi putri duyung sekaligus percaya bahwa makhluk fantasi tersebut mungkin nyata.
Melansir mStar, wanita 31 tahun bernama Sabrina Lim tersebut sudah delapan tahun bekerja menjadi putri duyung.
Sabrina sudah tertarik dengan putri duyung sejak masih remaja. Ketika dirinya masih sekolah, wanita ini ingin membeli ekor duyung untuk dipakai berenang.
"Ketika pulang sekolah, saya melihat di internet ada orang asing yang memakai ekor duyung. Saya jadi bertanya-tanya, saat dicari ternyata dijual di Amerika Serikat."
"Saya meminta kepada ibu dan ayah untuk beli ekor duyung. Tapi harganya mahal. Jadi, saya melanjutkan hidup dengan bekerja sebagai guru TK."
Sabrina lantas menabung selama dua tahun. Pada akhirnya, ia berhasil membeli ekor duyung seharga RM30 ribu atau sekitar Rp102 juta.
Kini, Sabrina sendiri sudah punya sekitar 40 set ekor duyung milik pribadi. Namun, jumlah yang ada di rumahnya lebih dari itu.
Pasalnya, selain bekerja sebagai putri duyung, Sabrina juga menjual ekor ikan duyung tersebut kepada orang lain.
"Sekarang ada banyak karena saya juga sudah mulai menjual ekor duyung. Ada yang saya desain sendiri. Ada berbagai warna, banyak jenis juga. Di antaranya jenis kain dan silikon."
Baca Juga: 6 Rutinitas Pagi yang Bantu Dukung Produktivitasmu
Selama 8 tahun bekerja sebagai putri duyung, Sabrina tidak hanya diundang untuk meramaikan acara-acara pribadi.
Sebaliknya, ia juga pernah diundang untuk melakukan pertunjukan di Underwater World Langkawi.
"Saya menggunakan teknik free diving saat berenang. Kalau memakai kacamata renang, nanti tidak terlihat natural," ujarnya.
Karena tidak memakai kacamata renang, Sabrina mengungkap bahwa pandangannya di bawah air menjadi samar. Ia juga pernah tak sengaja menabrak penyu hingga belut.
Sementara, Sabrina sendiri bisa menahan napas di dalam air sekitar semenit lebih. Meski awalnya tak mudah, kini ia sudah terbiasa karena berlatih setiap hari.
"Saat melihat penonton yang semangat melihat saya, memang sangat gembira, khususnya anak-anak dan anak berkebutuhan khusus," tambahnya.
Di sisi lain, Sabrina sendiri mengaku bahwa dirinya percaya bahwa putri duyung mungkin ada di dunia nyata.
Menurut Sabrina, hal itu tidak mustahil karena banyaknya kawasan laut yang belum terjamah manusia.
"Saya rasa ada. Sebab menurut saya, 80 persen laut masih belum dijelajahi manusia. Ada lah, cuma dia pun sembunyi dari manusia," ungkap Sabrina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Daily Run, Bantalan Empuk dan Langkah Lebih Responsif
-
Rekor 14 Tahun Terancam Buyar, Mental Jadi Titik Lemah Vietnam Jelang Duel vs Timnas Indonesia
-
Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
-
Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing
-
Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?
-
Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar