Suara.com - Pandemi Covid-19 ternyata juga mengubah kebiasaan masyarakat dalam memilih gaya berpakaian. Akibat pandemi Covid-19, masyarakat lebih suka memilih gaya pakaian yang sederhana dan casual.
Hal itu terungkap dalam survei Populis berjudul “Indonesia in 2022: Looking at Fashion Trends & Economy Revival” yang membahas seputar prediksi tren fesyen dan kebangkitan ekonomi pada tahun 2022 di Indonesia.
“Adaptasi era kenormalan baru telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam gaya berpakaian. Dengan berbagai kebijakan terkait pembatasan fisik dan bekerja atau belajar dari rumah guna mengurangi penyebaran virus Covid-19, kini sebagian besar responden menyatakan bahwa mereka tidak terlalu mengikuti tren fesyen, tetapi lebih mengutamakan kenyamanan dalam gaya berpakaian mereka,” ujar Timothy Astandu, Chief Executive Officer, Populix dalam keterangannya, Selasa, (25/01/2022).
Baik responden laki-laki maupun perempuan memilih gaya berpakaian yang sederhana (73 persen) dan kasual (68 persen) di tahun 2022. Akan tetapi, survei menunjukkan bahwa responden laki-laki juga menyukai gaya sporty, sementara gaya vintage lebih diminati oleh responden perempuan.
Untuk mendukung preferensi gaya berpakaian tersebut, outer/kardigan akan menjadi barang fesyen wajib para perempuan di tahun 2022, sementara t-shirt dan kemeja berkerah akan tetap menjadi barang fesyen terfavorit laki-laki.
Dalam hal alas kaki, responden laki-laki dan perempuan memilih sneakers sebagai alas kaki yang akan dipakai tahun 2022, diikuti dengan sendal jepit dan sepatu slip-on.
Responden perempuan juga memilih jilbab segi empat (47 persen), pashmina (40 persen), dan jilbab instan (31 persen) sebagai pendukung gaya berpakaian mereka.
Pertimbangan dalam membeli pakaian
Survei menemukan bahwa 80 persen responden menyatakan mereka akan mengutamakan kenyamanan berpakaian, sementara 56 persen responden lebih memilih gaya pakaian yang sederhana.
Baca Juga: Desainer Arnold Putra Bikin Heboh, Pakai Seragam Pemuda Pancasila di Paris Fashion Week
Di samping itu, 39 persen responden mengatakan bahwa gaya berpakaian merupakan bentuk ekspresi diri mereka. Sebanyak 23 persen responden mengatakan bahwa mereka lebih tertarik untuk bergaya modern dan 22 persen responden lebih tertarik dengan gaya berpakaian yang membuat mereka terlihat profesional dan lebih percaya diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Jelajah Rasa Dunia di Jakarta: MoreFood Expo 2026 Hadirkan Tren Kuliner Global dalam Satu Panggung
-
Cushion Dewy Finish untuk Kulit Apa? Intip 5 Rekomendasi Terbaiknya
-
5 Shio Paling Hoki pada 26 April 2026, Energi Kuda Logam Datangkan Rezeki Besar
-
Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
-
5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear