Suara.com - Hingga saat ini Covid-19 masih terus melanda. Bahkan, kasusnya kembali naik di Indonesia. Selain pencegahan diri lewat protokol kesehatan, sistem kekebalan tubuh sangatlah penting untuk dijaga.
Apalagi, selama musim dingin banyak virus dan penyakit yang bisa bermunculan. Mulai dari pilek serta flu. Karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan sehat untuk tubuh Anda.
Melansir dari Times Of India, ada delapan makanan yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Ini dia!
Ubi Jalar
Ubi jalar adalah makanan populer yang biasa dijadikan camilan di musim dingin. Dengan kaya akan serat, vitamin A dan potasium, sumber ini dapat mengurangi peradangan serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jadi, jangan lupakan makanan yang satu ini.
Makanan ini cukup terkenal saat memasuki bulan Ramadhan, apalagi kurma sering dijadikan santapan untuk berbuka puasa maupun sahur. Dengan rasa yang manis dan memiliki sumber vitamin, mineral, dan juga serat, kurma sangat bermanfaat untuk kesehatan gigi dan tulang Anda, serta cocok untuk dikonsumsi bagi orang yang bermasalah dengan radang sendi.
Biji-Bijian (millet)
Millet merupakan biji-bijian yang pas dikonsumsi selama musim dingin, di mana ini bisa membantu Anda tetap hangat. Lewat kandungan seratnya, bijian ini bisa membantu meningkatkan pencernaan Anda, sekaligus membantu bagi yang bermasalah dengan mental seperti kecemasan dan juga depresi. Selain itu, biji-bijian ini juga dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Baca Juga: Ini Dia 7 Makanan yang Bisa Meningkatkan Kesuburan
Kacang
Kacang sering menjadi makanan camilan untuk menonton bola. Terlebih lagi, kacang memiliki kaya akan asam lemak omega-3 serta antioksidan. Tak hanya itu saja, kacang juga kaya akan vitamin E dan magnesium, yang akan membantu menjaga tubuh tetap hangat dan membantu menurunkan peradangan hingga kadar gula darah.
Sawi
Sering ditemukan pada mi ayam, daun sawi adalah makanan pokok yang bisa dikonsumsi selama musim dingin. Daun yang terkenal di India ini memiliki kandungan vitamin A dan C, di mana kedua vitamin ini dapat membantu meningkatkan kekebalan, membantu meringankan gejala menopause, serta memperbaiki kondisi jantung.
Gula Merah
Lewat sumber kaya zat besi, gula merah disebut dapat membantu pasien dengan penyakit anemia, yang bertindak sebagai pembersih paru-paru. Oleh karena itu, gula merah sangat membantu bagi orang yang tinggal di daerah tercemar, serta daerah yang memiliki tingkat kabut asap yang tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas
-
Pakai Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar
-
Bacaan Niat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ini Waktu Terbaik dan Keutamaannya
-
Promo Nonton Bioskop Spesial Lebaran, Dapat Cashback hingga Beli 1 Gratis 1 Tiket
-
7 Tips Bersih-Bersih Rumah setelah Mudik, Dijamin Langsung Rapi dalam Sehari
-
Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa