Suara.com - Nilai investasi emas yang tidak tergerus inflasi membuat tren harga emas terus meningkat. Hal ini juga diiringi dengan pertumbuhan gadai emas, di mana emas bisa dijadikan sebagai perlindungan terhadap aset dan sebagai alat jaminan dalam pembiayaan pinjaman.
Berinvestasi emas dengan cara beli, simpan, kemudian gadai merupakan salah satu strategi dalam berinvestasi emas serta solusi mempertahankan investasi emas.
Inilah yang membuat menabung emas di tahun 2022 ini bisa menjadi salah satu bentuk investasi yang menguntungkan, karena ditengah pandemi Covid-19, harga emas cenderung tetap stabil.
"Salah satu investasi jangka panjang yang aman dan stabil adalah dengan menabung uang di dalam bentuk emas dan logam mulia. Ditambah lagi, kini menabung emas bisa melalui aplikasi digital yang nantinya dikonversikan pula ke dalam bentuk emas fisik," jelas Kata Reza Ernanda, Head of Growth Lakuemas dalam siaran pers yang suara.com terima Senin (31/1/2022).
Sebagai platform investasi emas, Lakuemas pun menghadirkan Butik Lakuemas, yang bisa ditemui dengan mudah di tujuh lokasi Superindo yang tersebar di Jabodetabek.
Bukan cuma itu, kerjasama bersama Superindo juga memungkinkan para pelanggan Lakuemas dapat membeli emas dengan melakukan pembayaran di kasir Superindo.
"Kami yakin dengan kehadiran Butik Lakuemas di beberapa cabang Superindo akan membantu para Ibu-Ibu untuk lebih bijak mengatur keuangan keluarga dalam mengatur pengeluaran pokok, tidak hanya sembako tetapi juga emas sebagai instrument investasi," ujarnya.
Butik Lakuemas juga menyediakan layanan gadai emas agar Ibu-Ibu semua dapat bijak dalam memutuskan prioritas keuangan.
Selain itu, adanya kerjasama pengembangan skema pembayaran membeli emas yang dapat dilakukan di kasir Superindo ini pun akan memudahkan para nasabah dan masyarakat untuk mereka bertransaksi beli emas.
Baca Juga: Harga Emas Makin Merosot, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Jadi Biang Keroknya
"Sekarang kita dapat menyisihkan uang kembalian belanja di Superindo untuk membeli emas di Lakuemas. Tanpa kita sadar, jika kita melakukannya secara disiplin, emas kita akan terus bertambah dan bermanfaat di masa depan,” tutup dia.
Berita Terkait
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Ditanya soal Emas 74 Kg di Rumah Jampidsus, Bos BCA: Nggak Salah, Kurang Pintar Aja
-
Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2.633.000/Gram
-
Usai Dicek FBI, Don Ritto Berikut Tumpukan Emas dan Dolar Dilimpahkan ke Kejagung Besok!
-
Emas Diprediksi Meroket ke Level Tinggi Imbas Aksi Borong Bank Sentral Dunia
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya
-
4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review
-
I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil
-
Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI
-
Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW
-
Ikut Beri Dukungan, Tom Cruise Bagikan Momen usai Nonton Film The Odyssey
-
CENTCOM: 50 Ribu Pasukan Amerika Serikat Siaga Serang Iran
-
5 Rekomendasi Sepatu Jalan yang Nyaman untuk Pemakaian Sehari-hari, Ringan dan Empuk
-
Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19
-
Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta