Suara.com - Olahraga pingpong atau tenis meja terbilang populer di seluruh dunia. Namun, sebagian besar orang yang memainkannya mungkin mengira mereka bermain pingpong hanya untuk bersenang-senang. Padahal, sebenarnya ada banyak manfaat olahraga pingpong dari sisi kesehatan.
Olahraga praktis dan serba cepat ini bisa menjadi cara bagus untuk mendapatkan bentuk tubuh yang lebih baik. Anda mungkin juga akan terkejut betapa banyak kalori yang dibakar selama satu pertandingan tenis meja.
Merangkum dari Pingpongruler, Rabu (8/2/2022), berikut manfaat olahraga pingpong yang begitu beragam. Mari lihat beberapa di antaranya.
Meningkatkan koordinasi mata dan tangan
Saat bermain pingpong, Anda harus cepat dan bisa memukul bola yang datang. Artinya, Anda harus memiliki koordinasi mata-tangan yang baik. Bahkan jika awalnya tidak bagus, semakin banyak Anda berlatih, semakin baik hasilnya.
Meningkatkan ketajaman mental
Manfaat olahraga pingpong berikutnya adalah meningkatkan ketajaman mental. Olahraga ini juga bisa membantu meningkatkan ketajaman otak, terlebih jika Anda menyukai tantangan dan teka-teki.
Bermain olahraga pingpong juga membantu meningkatkan konsentrasi, kewaspadaan mental, dan mengajarkan untuk menggunakan strategi taktis yang lebih baik saat melawan lawan. Pingpong adalah olahraga yang bagus untuk orang tua karena membantu meningkatkan kelincahan dan kewaspadaan.
Meningkatkan refleks
Baca Juga: Bulatkan Tekad Gerak Lebih Banyak, Ini 6 Manfaat Luar Biasa Olahraga untuk Kesehatan Tubuh!
Semakin sering bermain pingpong, semakin baik kemampuan refleks Anda. Permainan cepat ini membantu meningkatkan gerakan otot besar dan kecil. Otot akan berkembang sehingga memungkinkan untuk bereaksi, bahkan sebelum Anda berpikir.
Manfaat ini tidak hanya akan membantu dalam permainan, tetapi juga dengan banyak hal lain dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih sedikit risiko cedera sendi
Jika Anda memiliki masalah dengan lutut, punggung, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan, pingpong mungkin merupakan bentuk terapi fisik yang bagus. Olahraga ini dapat membantu meningkatkan kekuatan pada lengan dan kaki serta otot inti, tanpa menimbulkan banyak tekanan pada persendian seperti olahraga lainnya.
Anda akan terbantu juga karena risiko cedera sendi tidak sebanyak jika berlari atau melakukan olahraga lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih