Suara.com - Orang Indonesia banyak yang merasa kurang afdol kalau belum mengolah makanan menggunakan minyak goreng atau minyak sayur.
Di Indonesia sendiri, minyak goreng kebanyakan berasal dari bahan dasar berupa kelapa sawit. Sebagian besar bahkan sempat diekspor ke sejumlah negara.
Mudah didapat dan harganya tergolong lebih murah, meskipun belakangan sempat melonjak, minyak goreng hingga kekinian masih banyak digunakan.
Tapi, Anda wajib tahu bahaya makanan yang terlalu banyak digoreng tentu kurang baik untuk kesehatan.
Terlebih, dihimpun dari Yukepo--Jaringan Suara.com, minyak kelapa sawit ini memiliki kandungan lemak jenuh tinggi dan kolesterol.
Sebenarnya banyak lo, alternatif minyak sayur lebih sehat lainnya yang bisa dicoba, beberapa bahkan diklaim lebih menyehatkan. Yuk simak, daftarnya berikut ini.
1. Minyak Canola
Minyak sehat berikutnya adalah canola yang terbuat dari ekstrak bunga canola yang punya kandungan omega 3 dan omega 6. Ia juga rendah lemak jenuh serta kaya vitamin E dan K, antioksidan, dan monounsaturated fat.
Meski diklaim lebih sehat, bahan baku minyak canola ternyata tanaman yang sudah dimodifikasi secara genetik agar proses reproduksinya lebih cepat dan kualitasnya lebih baik. Hal ini membuat beberapa pihak menganggap minyak canola tidak ethical. Kandungan lemak jenuhnya juga dianggap berbahaya karena merupakan hasil dari proses buatan, bukan alami.
Baca Juga: 5 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi Selain Susu, Kamu Harus Tahu!
2. Minyak Biji Bunga Matahari
Minyak biji bunga matahari juga kaya akan omega 6 serta lemak tak jenuh. Oil ini tidak mengandung kolesterol dan sodium, sehingga cukup aman untuk darah. Sayangnya, ia tidak mengandung omega 3. Konsumsi omega 6 dan omega 3 yang tidak seimbang bisa menimbulkan dampak lain bagi kesehatan seperti inflamasi dan kerusakan sel.
3. Minyak Zaitun
Semua minyak zaitun yang beredar di Indonesia sudah pasti produk impor. Itu karena pohon zaitun hanya bisa tumbuh di kawasan Mediterania atau Eropa Selatan, yaitu Spanyol, Italia, dan Yunani. Sama dengan minyak kelapa, olive oil juga dibagi jadi dua tipe refined dan virgin. Yang refined berwarna lebih bening dan biasanya cocok dipakai untuk memasak atau menumis.
Sementara virgin olive oil (VOO) berwarna lebih pekat dan tidak tahan panas. Sifatnya ini membuat VOO lebih cocok dimakan langsung sebagai suplemen atau dijadikan dressing untuk salad. Aroma dan rasa minyak zaitun cukup khas. Aromanya sedikit wangi, tetapi sebenarnya rasanya hambar saat diminum langsung. Uniknya jika menggunakan versi refined untuk menumis, rasa makanan pun akan lebih gurih dan sedap.
Minyak zaitun bisa sih kamu pakai untuk menggoreng, tetapi lebih sering dipakai untuk tumisan. Maklum harganya tergolong mahal, guys. Minyak ini dipercaya sebagai superfood karena kaya omega 3 dan 6 dengan lemak jenuh yang sangat rendah. Ia juga kaya antioksidan dan mengandung monounsaturated fat yang dipercaya mampu mencegah penyumbatan pembuluh darah. Minyak zaitun juga aman untuk orang yang sedang berusaha mengurangi berat badan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard