Suara.com - Mencari uang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Belum lama ini, aksi seorang wanita yang membutuhkan uang dalam jumlah besar pun menjadi viral.
Video tersebut viral setelah tersebar di beberapa platform media sosial di Malaysia. Wanita dalam video tersebut mengaku ingin jual keperawanan.
Melansir World of Buzz, wanita dalam video tersebut tampak berbicara kepada kamera dan menjelaskan situasinya.
Menurut wanita tersebut, ia rela menjual keperawanan dengan harga RM 6.000 atau sekitar Rp20,5 juta.
"Aku seorang perawan, aku ingin menjual keperawananku seharga RM 6.000 (Rp20,5 juta)," ungkap wanita berbaju merah tersebut.
"Keluargaku sedang mengalami beberapa masalah. Aku harap orang-orang bisa memberiku kesempatan. Terima kasih," lanjutnya.
Video itu sendiri diduga diambil di sebuah restoran.
Sejak viral di media sosial, video wanita yang mengaku ingin jual keperawanan tersebut banjir beragam komentar warganet.
Beberapa warganet menulis bahwa wanita ini tidak seharusnya menjual keperawanan terlepas dari apa pun masalah yang dihadapi.
"Sangat menyedihkan mendengar ini. Kau tidak perlu melakukan ini. Ada solusi lain. Kau bisa bekerja dan minta gaji lebih awal dari atasanmu. Jangan mengkhianati diri sendiri seperti ini. Kau akan menyesalinya."
"Tidak peduli seberapa berat hidup, tidak perlu melakukan itu."
Di sisi lain, ada pula yang memahami aksi perempuan itu. Selain mencoba memberi solusi, warganet juga meminta agar wanita itu tidak dihakimi karena ingin jual keperawanan.
"Kalian tidak pernah mengalami kemiskinan dan tidak tahu betapa sakitnya hidup miskin. Sekarang kalian tahu, banyak anak perempuan berkata mereka akan bekerja di luar negeri tapi ini sebenarnya yang mereka lakukan."
"Demi uang, demi bertahan hidup, mereka tidak punya pilihan jadi mari tidak menghakimi mereka karena jika itu kau, kau akan melakukan hal sama," tulis salah satu komentar menasihati.
"Ada banyak badan amal di Malaysia. Jika keluargamu berada di situasi buruk. Kau bisa minta bantuan mereka. Apa perlu melakukan sejauh ini?" tambah komentar warganet menyarankan.
Berita Terkait
-
Viral Pelanggan Ojol Kesal Gegara Dipanggil 'Mbak', Berikut Penjelasan dari Sisi Sejarah Penggunaan Sapaan Tersebut
-
Viral Wanita Syok saat Hendak Pasang Karpet, Dinding Keramik Rontok Satu Per Satu, Warganet: Cari Kulinya
-
Gaya Rambut Mengubah Segalanya, Transformasi Pria Ini Sebelum dan Sesudah Glow Up Bikin Publik Kagum
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026
-
Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih
-
Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal
-
5 Rekomendasi Cushion Ringan untuk Harian dan Sekolah sesuai Review
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
-
Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra