Suara.com - Melakukan swab, baik antigen dan PCR, kini merupakan hal yang lumrah dilakukan untuk mengetahui adanya virus Covid-19 dalam tubuh.
Cara kerja swab yakni dengan cara memasukkan atau mencolokkan alat dengan ujung kapas ke bagian dalam hidung hingga tenggorokan atau nasofaring untuk mengambil sampel lendir.
Baru-baru ini, video seorang lelaki yang tengah melakukan tes swab viral di TikTok, hingga membuat warganet yang melihatnya merasa ngilu dan geram melihatnya.
Dalam video yang diunggah akun @mikeyy64, tersebut terlihat seorang lelaki yang sedang bersiap untuk diambil sampel lendirnya dengan tes swab. Namun, hal yang mengejutkan terjadi.
Jika biasanya petugas akan memasukkan cotton bud panjang tersebut dengan lembut ke dalam hidung agar pasien tak merasa sakit, swab dalam video ini malah terlihat begitu kasar.
Ya, bukannya memutar cotton bud panjang dengan perlahan selama beberapa detik agar sampel lendir bisa diambil dengan baik, ia malah merojok dan mencongkel hidung hingga si lelaki tadi pun langsung refleks mencabut petugas medis tersebut.
Ia terlihat merasa kesakitan dan sempat memegangi hidungnya selama beberapa saat. Lelaki itu juga sempat protes dengan petugas yang mengambil sampelnya karena melakukannya dengan cara yang tak santai.
Video ini pun menarik perhatian warganet hingga telah dilihat lebih dari 16,8 juta kali dengan komentar beragam. Bahkan beberapa di antaranya mengaitkan dengan permasalahan pribadi yang mungkin dimiliki oleh keduanya hingga si tenaga medis tampak seperti balas dendam.
Tak sedikit yang mengungkap jika tenaga medis tersebut kurang training, hingga melakukan swab dengan cara yang salah. Tentu saja, banyak yang geran melihat caranya ini.
"Inilah oknum yang mau mencemarkan nama baik yang lainnya. Ditraining dulu, kalo sudah mahir baru praktik. Sakit tau," ujar @lyraxxxxxxx.
"Seharusnya tidak seperti itu. Dia membutuhkan pelatihan yang lebih baik," kata @nomaxxxxxxx.
"Anjir, ga berperikehidungan banget," tambah @duitxxxxxx.
"Belajar dari mana cara ambil sampel kayak gitu, makanya petugas itu harus ikut pelatihan swaber dulu, pake APD juga harus bener," kata @dryxxxxxx.
"Ada dendam apa, mba? " tambah @vandxxxxxx.
Video sleengkapnya bisa dilihat di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung