Suara.com - Seiring berjalannya waktu, beberapa orang kerap mengombinasikan berbagai macam bahan makanan agar masakan dirasa sempurna dan cita rasanya semakin mantap.
Beberapa di antaranya memang memberikan manfaat untuk tubuh. Namun tak jarang, beberapa makanan yang dikombinasikan asal-asalan justru malah akan berdampak buruk bagi kesehatan.
Misalnya saja seperti yang banyak kita ketahui yakni bahayanya mencampurkan minuman soda dengan jenis permen tertentu.
Jika dikonsumsi bersamaan, hal ini akan memicu reaksi tertentu yang berdampak buruk bagi usus manusia.
Nah, untuk lebih lengkapnya mengenai 5 kombinasi makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan, yuk simak daftar dan informasi selengkapnya dihimpun dari laman Yukepo---Jaringan Suara.com berikut ini.
1. Telur dan susu kedelai
Telur adalah bahan makanan yang mengandung banyak protein. Meskipun mungkin tidak berbahaya bagi tubuh, protein dalam telur ini tidak akan terserap dengan baik jika dikombinasikan dengan susu kedelai. Karena, susu kedelai dapat mengurangi aktivitas dari enzim protease (enzim golongan hidrolase yang memecah protein menjadi molekul yang lebih sederhana, sumber: id.wikipedia.org) yang membantu tubuh untuk menyerap protein.
2. Teh dan kepiting
Ketika kita memakan kepiting sebelum meminum teh, cairan lambung akan diencerkan oleh asam tannic yang terkandung dalam teh. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan sehingga nutrisi dalam kepiting tidak akan terserap oleh tubuh. Selain itu, kombinasi antara keduanya (kepiting dan teh) dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan lambung.
Baca Juga: Terpopuler: Viral Chef Renatta Penasaran Cobain Memek Khas Aceh, Tanda Anak Cerdas
3. Lobak putih dan wortel
Lobak putih adalah sayuran yang mengandung vitamin C di dalamnya. Hanya saja, jika lobak putih dikombinasikan dengan kandungan dalam wortel, keduanya justru akan menyebabkan vitamin C tersebut menjadi rusak dan malah bisa berdampak buruk pada pencernaan.
4. Daging dan Yogurt
Biasanya, produsen daging menambahkan nitrat pada daging untuk memperpanjang jangka waktu pembusukan. Jika nitrat pada daging tersebut bertemu dengan zat asam nitrat organik yang terdapat pada yoghurt, kombinasi keduanya dapat berubah menjadi nitrosamine yang bisa menyebabkan kanker.
5. Sayuran dan susu
Seperti telah disebutkan dalam artikel yang membahas bahaya dari kombinasi antara susu dan buah-buahan, ternyata bahaya tersebut masih berlaku untuk kombinasi antara susu dan sayuran karena zat kimia yang terkandung dalam sayuran dapat memberikan efek negatif terhadap proses metabolisme kalsium dari susu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
5 Rekomendasi Concealer Under 100 Ribu, Ampuh Tutupi Lingkar Mata Hitam
-
Kapan Waktu Terbaik Jual Emas? Jangan Sampai Rugi, Perhatikan Momen Ini
-
3 Shio Paling Hoki di Bulan Februari 2026, Catat Tanggal Keberuntunganmu!
-
5 Perbedaan Tabungan Emas Digital dan Emas Fisik untuk Investasi Modal Rp50 Ribu
-
Urutan Skincare Malam Minimalis untuk Lansia, agar Kulit Tidak Kering
-
5 Perbedaan Logam Mulia Antam vs UBS, Mana yang Lebih Untung Buat Investasi?
-
Ramalan Keuangan Shio 31 Januari 2026, Ini 6 Shio yang Diprediksi Paling Makmur
-
5 Kulkas Terbaik untuk Rumah yang Tahan Lama di Tahun 2026
-
Mudik Gratis Pemprov Jateng untuk Lebaran 2026 Segera Dibuka, Catat Tanggalnya!
-
Ditinjau Wamenkes, 1.300 Karyawan MPS Bantul Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis & Skrining TB