Kriteria tersebut terdiri dari banyak aturan, salah satunya adalah persyaratan untuk membuat minimal 35 runways per tahun dan yang mencakup pakaian siang dan malam.
3. Hanya Beberapa Rumah Mode yang Mendapatkan Gelar "Haute-Couture"
Hanya beberapa rumah mode yang mendapatkan gelar ini dan dapat dianggap sebagai penghasil koleksi “Haute-Couture”.
Diselenggarakan oleh Federasi Mode Perancis, pekan mode ini mencakup lebih dari 100 pertunjukan yang menampilkan rumah mode papan atas seperti Chanel, Christian Dior atau Yves Saint Laurent, serta desainer yang kurang terkenal.
4. Dampak Keuangan Hingga Triliunan
Dampak keuangan Paris Fashion Week di ibukota Perancis itu sendiri tak main-main. Ada lebih dari berjumlah €400 juta atau Rp6,2 triliun yang dihasilkan, ini tidak termasuk penjualan di toko-toko.
5. Tempat Paris Fashion Week Berlangsung
Paris Fashion Week berlangsung dua kali dalam setahun di ibu kota Perancis, dengan edisi Musim Semi/Musim Panas dan edisi Musim Gugur/Musim Dingin. Tanggal ditentukan oleh Fédération de la Haute Couture et de la Mode. Koleksi Haute-Couture selalu dihadirkan sebelum koleksi ready-to-wear yang mewakili separuh dari pertunjukan.
Untuk waktu yang lama, pertunjukan Paris Fashion Week telah berlangsung terutama di Carrousel du Louvre. Selama Fashion Week itu sendiri, seratus pertunjukan dan acara juga berlangsung di berbagai tempat di seluruh kota, seperti pertunjukan Chanel by Karl Lagerfeld yang ikonik, yang telah berlangsung di Grand Palais selama beberapa tahun.
Baca Juga: Geprek Bensu Ngaku Tampil di Paris Fashion Week 2022, Publik: Dikira Bazaar Ramadan
6. Sejarah Paris Fashion Week
Pada awal 1850-an ketika seorang penjahit bernama Charles Fredrick Worth pertama kali mempresentasikan koleksi barunya pada seorang model secara langsung, sebuah ide baru muncul pada saat itu.
Ia pun membantu mendirikan asosiasi perdagangan Chambre Syndicale de la Confection et de la Couture pour Dames et Fillettes, di mana Worth berperan penting dalam menyiapkan panggung untuk industri mode Prancis. Saat itulah istilah "Haute-Ciuture" mulai digunakan, tetapi hanya oleh mereka yang pantas mendapatkannya.
Acara mode dipesan lebih dahulu yang diadakan di rumah pribadi dan studio desainer berlanjut hingga abad ke-20, dengan Perancis berkuasa sebagai ibu kota mode global.
Seiring waktu, pesta penuh gaya ini menjadi lebih megah dan lebih canggih, berubah menjadi peragaan busana lengkap, lengkap dengan desain set, musik, dan tentu saja, paparazzi.
Dengan Perancis di bawah pendudukan Nazi selama Perang Dunia II, peragaan busana semacam itu mulai diadakan di Amerika Serikat. Pada tahun 1943, New York Fashion Week, awalnya disebut "Press Week," lahir.
Italia mengikutinya, pertama di Milan pada tahun 1958 dan kemudian di Florence pada tahun 1972. London Fashion Week dimulai pada tahun 1984.
Pada tahun 1973 Paris sekali lagi kembali ke garis depan mode, dengan Grand Divertissement Versailles atau "Pertempuran Versailles."
Di Istana Versailles yang megah, desainer Amerika baru Oscar de la Renta, Anne Klein, Bill Blass, Halston, dan Stephen Burrows berkompetisi melawan master Prancis, Yves Saint Laurent, Hubert de Givenchy, Pierre Cardin, Emanuel Ungaro, dan Marc Bohan dari Christian Dior.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
4 Cara Menata Kamar Tidur Biar Hoki Sesuai Feng Shui, Lengkap dengan Rekomendasi Produk dari Azko
-
Foundation Apa yang Bisa Menutupi Flek Hitam? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless
-
Cushion Apa yang Bisa Menutupi Flek Hitam? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Spesifikasi dan Keunggulan Pompa Air Shimizu PS-128 BIT untuk Kebutuhan Air Rumah Anda
-
Sunscreen Apa yang Bisa Menghilangkan Bruntusan? Ini 6 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
-
Cek Feng Shui Kamar Tidur Anda, Bisa Jadi Penyebab Rezeki Seret dan Lelah Terus-menerus
-
Cara Pilih Cushion untuk Kulit Berminyak, Lengkap 2 Rekomendasi Terbaik
-
Ketika Ayam Bakar Berpadu Gochujang dan Merica Batak Jadi Juara Kompetisi Masak Korea
-
Cushion vs Foundation: Mana yang Lebih Aman dan Ampuh untuk Kulit Berjerawat?