Suara.com - Fenomena belanja melalui platform online bukanlah hal baru. Hanya saja, tren tersebut meningkat selama pandemi Covid-19. Hal itu kerap dianggap sebagai ancaman bagi penjualan offline di pusat perbelanjaan seperti mal.
Tapi disadari atau tidak, mal sebenarnya masih punya keunggulan sebagai pusat perbelanjaan yang tidak mungkin bisa didapat saat belanja online.
"Sebetulnya pusat perbelanjaan tidak perlu khawatir degan online. Itu hanya penambahan ritel untuk penjualan. Asalkan pusat perbelanjaan tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat belanja."
"Karena kalau begitu dia akan berhadapan langsung dengan online yang memang hanya sebagai tempat belanja," kata Ketua umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja dalam konferensi pers di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (10/3/2022).
Menurut Alphonzus, mal harus memiliki fungsi tambahan selain sebagai tempat belanja. Ia mencontohkan, konsumen perlu dimanjakan dengan fasilitas untuk bersosialisasi secara langsung.
Sehingga kunjungan ke mal tidak sekadar untuk berbelanja yang sudah bisa digantikan oleh ecommerce.
"Di zaman pandemi sekarang, manusia hidupnya sudah gak normal. Dari pagi sampai malam serba online. sudah bukan hakikat manusia sebagai makhluk sosial. Ini peluang bagi pusat perbelanjaan bahwa manusia butuh interaksi langsung bukan virtual," ujarnya.
Sebelum pandemi, mal yang hanya berfungsi sebagai tempat belanja tanpa ada tambahan fasilitas lain, sebenarnya telah mulai tergerus dengan keberadaan belanja online, ungkap Alphonzus.
Hanya saja, sejak adanya wabah Covid-19, masyarakat seperti lebih dipaksa untuk belanja secara online. Selain itu, ia juga melihat bahwa tidak semua produk aman dibeli secara online.
Baca Juga: Apes Banget! Niatnya Beli Celana Berumbai, Bentuknya Malah Jadi Mirip Alat Pel
"Contoh paling masif makanan, gak semua makanan bisa dibeli secara online. Ada yang kalau online jadi kurang nikmat, baik dari sisi penyajian maupun rasa, fresh, dan lainnya," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner
-
Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan
-
GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung