Suara.com - Baru-baru ini, media sosial dihebohkan oleh salah satu influencer yang salah menggunakan grammar Bahasa Inggris dalam caption Instagramnya. Banyak netizen mengomentari dan mengoreksi caption tersebut, sehingga topik menguasai grammar menjadi hangat diperbincangkan. Sebetulnya, seberapa penting sih penggunaan grammar?
Grammar merupakan tata bahasa yang digunakan dalam Bahasa Inggris. Sama halnya dengan Bahasa Indonesia, tentunya peran grammar penting agar Bahasa Inggris yang dibuat dan diucapkan menjadi lebih tepat, rapi, dan terstruktur untuk dimengerti.
Banyak yang beranggapan grammar merupakan hal menyulitkan dalam belajar Bahasa Inggris. Padahal, jika dipelajari secara terus menerus dan melalui sumber yang tepat, belajar grammar akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Untuk itu, bagi kamu yang ingin memulai belajar grammar, bisa ikuti tips-tips di bawah ini, ya!
1. Tetapkan mindset bahwa grammar itu mudah
Sebagian besar orang yang enggan memulai belajar grammar karena menganggap bahwa grammar itu menakutkan. Hal ini membuat orang mudah menyerah dari awal untuk belajar grammar. Padahal, mempelajari grammar merupakan modal awal untuk bisa lancar berbahasa Inggris. Asal konsisten dan berlatih terus-menerus melalui sumber dan platform yang tepat, pada akhirnya belajar grammar akan menjadi mudah.
2. Mulai dari paling dasar, lalu belajar secara bertahap
Para pemula tidak diwajibkan untuk menguasai semua tata bahasa atau grammar. Hanya perlu menguasai aturan-aturan yang paling mendasar saja, yang terpenting adalah mengetahui cara menggunakannya dalam konteks atau situasi yang tepat.
Sering kali, banyak orang yang hafal dengan formula ‘tenses’, namun tidak tahu bagaimana cara menggunakannya dengan tepat. Sebagai contoh:
- The Simple Present: Digunakan untuk menceritakan kebiasaan atau aktivitas rutin
- The Present Continuous: Digunakan untuk menceritakan aktivitas yang sedang terjadi atau sedang dilakukan
- The Past Simple: Digunakan untuk aktivitas yang dilakukan pada masa lampau
Setelah aturan- aturan dasar dikuasai, maka bisa dilanjutkan dengan mempelajari tata bahasa yang lebih kompleks.
Baca Juga: Penting, Perhatikan 4 Hal Ini Saat Pilih Kursus Online Bahasa Inggris
3. Perbanyak cari referensi Bahasa Inggris dari buku, film, lagu, dan artikel berita
Ubah kebiasaan sehari-harimu dengan lebih banyak menggunakan referensi berbahasa Inggris. Seperti, perbanyak menonton film dengan subtitle Bahasa Inggris dan mendengarkan lagu berbahasa Inggris.
Contoh lain, membaca buku Bahasa Inggris dan artikel yang sesuai dengan minat kalian. Kamu tidak harus membaca buku atau artikel akademik yang sulit dicerna, namun mulailah dengan bacaan yang mudah dan sesuai dengan minat kalian. Membaca sangat membantu kamu dalam melihat pola dan tata bahasa.
Selain itu, kata-kata baru yang kamu temukan di tulisan tersebut juga dapat memperkaya kosakata Bahasa Inggrismu. Kamu bisa mulai dengan 30 menit dalam sehari mencoba membaca buku atau artikel yang berbahasa Inggris.
4. Selalu sediakan kamus dan pelajari kata-kata baru
Kamus memang sudah menjadi syarat mutlak ketika kamu belajar Bahasa Inggris, terutama ketika kamu belajar grammar. Kata-kata Bahasa Inggris sendiri sangat kompleks yang mana kamu harus paham jenis- jenis kata atau yang dalam bahasa Inggris disebut part of speech; misalnya kata benda, kata kerja, kata sifat, kata keterangan, kata pengganti, dsb.
Dengan menguasai jenis- jenis kata, kita akan bisa membuat kalimat dengan tepat, dan kita bisa terhindar dari kesalahan dasar atau yang disebut ‘common mistakes’.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
-
Apa Beda White Musk dan Black Musk? Ini Aroma yang Lebih Lembut dan 4 Rekomendasi Parfumnya
-
Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas
-
Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?
-
5 Moisturizer Murah tapi Bagus untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
Apakah Ada Bedak SPF yang Murah? Ini 5 Pilihan Terjangkau Mulai Rp20 Ribuan
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan
-
5 Jenis Hewan yang Layak Dijadikan Kurban, Ini Ciri-cirinya