Campuran cuka dan air mampu membersihkan kotoran, bakteri, dan jamur yang menempel di lemari. Gunakan juga lap yang lembut agar tidak menggores permukaan lemari.
4. Keringkan Lemari untuk Mencegah Lembap
Karena menggunakan cairan pembersih, pastikan bahwa bagian dalam lemari sudah kering sempurna sebelum memasukkan kembali barang-barang yang disimpan. Rak dan laci lemari yang gelap dan dingin akan menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur apabila keadaan lemari lembap.
Untuk memastikan bagian dalam lemari kering, lap kembali permukaan lemari dengan lap kering yang baru. Supaya lebih yakin bahwa lemari telah kering sempurna, Anda juga bisa menggunakan kipas angin atau hair dryer dan membiarkan lemari kosong selama beberapa jam.
5. Hindari Melapisi Rak Lemari dengan Kertas Koran
Metode ini mungkin dilakukan oleh orangtua atau anggota keluarga lainnya sebagai bentuk proteksi ekstra dari debu. Padahal, ini salah satu miskonsepsi yang dilakukan banyak orang ketika menyimpan barang di dalam lemari.
Menyimpan barang-barang di dalam lemari beralas kertas koran justru bisa meningkatkan risiko timbulnya jamur. Lemari yang lembap akan diserap oleh kertas koran yang akan mulai hancur karena jamur.
Bukan tidak mungkin barang-barang yang tersimpan di dalam lemari jadi turut berjamur, lembap, rusak, dan tidak bisa digunakan lagi. Maka dari itu, pastikan saja bahwa permukaan rak atau laci lemari sudah bersih dan langsung taruh barang yang akan disimpan tanpa alas.
6. Gunakan Kapur Barus Sebagai Proteksi Ekstra
Baca Juga: Bikin Trauma, Tak Diberi Selimut, Cowok Ini Jebol Pintu Lemari Saat Nginap di Rumah Teman
Barang-barang sudah dikembalikan ke dalam lemari dan siap disimpan. Langkah terakhir adalah menggunakan kapur barus sebagai perlindungan ekstra. Kapur barus akan menyerap uap air di dalam lemari yang menyebabkan bagian dalam lemari menjadi lembap.
Selain mengurangi kelembapan, kapur barus yang memiliki bau khas akan mencegah hama seperti kecoa atau tikus masuk ke dalam lemari, mencegah bau apek di dalam lemari, dan tentunya mencegah tumbuhnya jamur di dalam lemari.
Setidaknya lakukan langkah-langkah ini setiap satu sampai tiga bulan sekali. Anda juga bisa menggunakan kotak penyimpanan tertutup saat menyimpan barang di lemari untuk mencegah barang-barang yang disimpan menjadi lembap atau rusak.
Artikel Terkait:
5 Model Lemari Pakaian 2 Pintu yang Cocok Untuk Kamar Sempit
5 Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Lemari Pakaian Selalu Berantakan!
6 Model Lemari Ruang Tamu Minimalis, Bikin Hunian Lebih Mewah!
| Published by Dekoruma |
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur
-
Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang
-
Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis
-
IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026
-
Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo
-
Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026
-
Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli
-
Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max
-
Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham
-
Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun