Suara.com - Susu telur madu jahe atau yang sering disebut sebagai STMJ adalah minuman tradisional yang dipercaya berkhasiat untuk tubuh. Minuman ini sangat cocok untuk menghangatkan tubuh kala cuaca sedang tak menentu.
Sebuah angkringan rupanya berinovasi pada menu STMJ yang mereka miliki. Mereka menjual STMJ bakar dan sukses menjadi magnet bagi para pembeli.
Lesehan Melawai berlokasi di dekat Blok M Square , Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dengan gerobak angkringannya, tempat ini menyajikan aneka menu minuman yang menarik.
Untuk STMJ bakar, pedagang ini menyebutkan bahwa tak akan ada rasa amis dari kuning telur yang digunakan. Awalnya, pedagang akan meracik STMJ-nya terlebih dulu.
Kuning telur, madu, dan susu akan dikocok hingga mengental. Racikan tersebut lantas akan dituangkan ke gelas.
Pedagang akan membuat 3 lapisan yang masing-masing dibakar menggunakan torch. Untuk sentuhan akhir, pedagang akan menuangkan air jahe dan membakar lapisan atasnya.
Proses pembakaran tersebut akan membuat lapisan yang terkaramelisasi. STMJ bakar ini pun memiliki tekstur yang kental dan memiliki cita rasa rempah yang unik. Tak heran banyak orang yang penasaran dan ingin mencoba STMJ bakar ini.
Nantinya pembeli juga akan mendapat tambahan air jahe hangat yang disajikan di gelas kecil terpisah. Air jahe tersebut akan terasa pedas dan hangat di tubuh.
Satu gelas STMJ bakar dibanderol dengan harga Rp20 ribu. Selain STMJ ia juga menjual aneka minuman lainnya seperti susu madu jahe, kopi susu jahe, americano, matcha, redvelvet, dan lainnya.
Baca Juga: 4 Makanan Penghilang Rasa Mual, Enak dan Bikin Perut Nyaman
Minuman termurah dibanderol dengan harga Rp15 ribu, sedangkan minuman termahal adalah flavour latte seharga Rp25 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital
-
Seorang Relawan Gempa Flores Dikabarkan Gugur saat Bantu Korban Bencana
-
Saat Membeli Rumah, Mengapa Jejak Karbon Sering Tak Jadi Pertimbangan?
-
Gelar Serpong Warrior Challenge Run 2026, BRI Buka Promo Diskon Tiket 50 Persen di BRImo
-
Soal Karhutla, PKB Sentil Menhut: Jangan Cuma 'Cosplay Damkar'
-
APBD DKI 2026 Turun ke Rp79,59 Triliun, DPRD Jakarta Janji Bansos dan Sekolah Tetap Aman
-
HONOR Tour Hadir di Yogyakarta, Sasar Kebutuhan Teknologi Pelajar dan Mahasiswa
-
Bukit Premium Pasuruan: Negeri di Atas Awan Dekat Bromo yang Bikin Betah
-
IHSG Bertahan di Level 6.500, BUMI dan BBRI Diburu Investor
-
Muncul Gerakan 'Gerbang Toll PBNU', Serukan Tolak LPJ di Muktamar ke-35 NU