Suara.com - Setelah ghosting, semakin banyak istilah kencan dalam dunia modern saat ini, salah satunya caspering. Bagi beberapa di antara kamu, mungkin istilah ini masih terdengar baru, padahal bisa saja selama ini kamu sudah mengalaminya. Jadi, apa itu caspering?
Apa itu Caspering?
Dilansir dari laman NWPB, caspering adalah istilah baru dalam dunia kencan modern. Momen ini terjadi ketika kekasih atau gebetan meninggalkanmu secara halus dan tidak semenyakitkan ghosting. Tentu saja istilah caspering ini merujuk pada Casper, karakter hantu yang dikenal ramah.
Lantas, Apa Perbedaan Caspering dan Ghosting?
Sekilas, ghosting dan caspering terdengar sama. Namun, jika dilihat lebih intens dan dirasakan, keduanya cukup berbeda terutama dengan rasa sakit yang ditinggalkannya.
Seseorang yang melakukan ghosting tidak akan pernah menanggapi pesanmu sama sekali. Namun, caspering tetap akan merespons pesanmu meski memakan waktu untuk menunggu hingga 12 jam. Jawaban mereka mungkin cukup singkat, tapi tetap akan terdengar ramah.
Perbedaan caspering dan ghosting selanjutnya adalah pelaku ghosting mungkin tidak akan pernah mengiyakan ajakanmu untuk bertemu karena menjawab pesan saja mereka enggan. Namun, seseorang yang melakukan caspering umumnya akan mengiyakan dan coba mencari alasan di saat-saat terakhir pertemuan.
Caspering dan Ghosting, Mana yang Lebih Menyakitkan?
Karena tanggapan yang masih diberikan meski terkesan segan, caspering terkadang justru masih meninggalkan rasa penasaran. Kamu mungkin masih terus memikirkan apakah dia benar-benar menolakmu atau ingin lanjut tetapi belum siap.
Baca Juga: Apa Itu Scrooging? Saat di Mana Hubungan Asmara Malah Kandas Jelang Musim Liburan
Salah satu contoh ungkapan caspering yang mungkin sering kamu dengar adalah:
"Kamu adalah seseorang yang menyenangkan. Namun sepertinya kita tidak bisa lanjut ke tahap hubungan yang lebih dalam."
Ungkapan ini mungkin terdengar menyakitkan setelah selama ini kamu menunggu balasan pesannya cukup lama.
Alasan Seseorang Melakukan Caspering
Jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri atas hal seperti ini karena mereka mungkin memiliki alasan tersendiri untuk melakukan caspering yang bisa jadi terdengar sedikit menyakitkan sekaligus mengecewakan seperti berikut:
- Dia merupakan seseorang yang suka tebar pesona dan ingin selalu dianggap sebagai orang baik
- Tidak yakin dengan dirinya sendiri
- Tidak mau dianggap sebagai bad boy
- Memiliki masalah kepribadian
Demikian arti dari istilah caspering. Sudah cukup paham tentang apa itu caspering, kan? Semoga kita tidak pernah mengalaminya atau menjadi pelaku yang menyakiti perasaan orang lain.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Merayakan Imlek Makin Hemat: Restock Skincare dan Makeup Favorit di Watsons Promo!
-
7 Kompor Tanam Paling Awet, Pemantik tidak Gampang Macet
-
Apa Bedanya Smart TV, Google TV dan Android TV? Ini Rekomendasi Mereknya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp700 Ribuan, Kokoh dan Tangguh di Segala Medan
-
Tasya Farasya Hadirkan Sentuhan Maroko di Koleksi Raya 2026 Bersama Minimal: Detailnya Memesona!
-
Cara Cek Desil dan Memperbaharui Data Manual Agar Dapat Bansos
-
Terpopuler: Link Download Poster Karnaval Ramadan, Air Fryer Low Watt Mulai Rp200 Ribuan
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan