Suara.com - Kehadiran aplikasi pemesanan makanan secara online memang dirasa memudahkan banyak orang, terlebih pada bulan Ramadhan seperti saat ini.
Tak sedikit dari kita memanfaatkan teknologi untuk memesan makanan saat berbuka, bahkan sahur sekalipun.
Namun baru-baru ini, seorang driver ojek online menuliskan hal yang menarik perhatian banyak orang di Twitter miliknya @Agungkenzo.
Pasalnya, ia pernah mendapat konsumen yang order menu untuk sahur, tapi dengan waktu yang mempet.
Hal tersebut membuatnya jadi diburu-buru oleh konsumen tersebut, bahkan cenderung diteror melalui chat karena waktu imsak akan tiba.
"Untuk kastamer tercinta Gojek Indonesia:
Tolonglah kalau order untuk sahur jangan terlalu mepet dan minta buru-buru untuk pesanan, kita sebagai driver juga maunya cepet tapi dari restonya yang ramai," cuit dia pada Rabu (6/4/2022).
Hal ini pun terlihat dari tangkapan layar percakapannya dengan konsumen tersebut, di mana si pemesan selalu bertanya apakah pesannya sudah siap diantar atau belum.
Bahkan, ia meminta driver untuk buru-buru, karena sebentar akan memasuki waktu imsak. Jika masih lama, ia bahkan bilang akan membatalkan pesanannya.
"Kalau lama jangan deh bang, waktunya mepet," pungkasnya setelah mengirimi pesan berkali-kali sebelumnya.
Baca Juga: Jadwal Sholat dan Imsak Probolinggo 7 April 2022
Tentu saja, ini membuat driver kesal, karena merasa bukan salahnya jika pesanannya yang dibeli lama untuk dia dapatkan, dan bukan salahnya juga jika konsumen tersebut sahur dengan waktu yang mepet.
Ia pun menyarankan agar si konsumen sebaiknya memesan menu sahur sejak pukul 02.00 agar tidak mepet seperti ini. Namun, ia malah menjawab jika itu terlalu cepat.
"Giliran kita bilang disuruh order jam 2an agar tidak mepet imsak malah bilang kecepetan," tulis si driver lagi.
Tentu saja, kejadian ini banyak membuat warganet lain ikut berkomentar. Bahkan sampai saat ini cuitan tersebut telah mendapatkan lebih dari 29 ribu tanda suka.
"Ya Allah lewat di TL. Gw sebagai customer food online, kalo order makanan buat sahur mah jam 10 malem ntar pas sahur diangetin lagii. Beli yang gak gampang basi kaya sate, ketoprak bumbu dipisah, fried chicken dll. Inimah custumer-nya aja yang ndablek. Yakali imsak jam 4 order jam 3," kata @extaxxxxx.
"Greget banget. “Cepetan yah soalnya sahur” dikira KFC gak tahu kali ini ramadan," tulis @fathxxxxx.
"Harusnya pesen malemnya lah. Asli sedih banget bacanya, dia yang pesennya kemepetan, abangnya yang diburu-buru. Kesel banget sih. Dulu jaman ngekos, beli makan sahur tu selalu abis buka puasa, kalo pengen anget ya tinggal masukin magiccom aja sih ampun dehhhh hobi kok nyusahin orang," ujar @ellexxxxx.
"Dear kastemerrrrrr. Dari pada nyusahin orang mending nyetok mie instan. Jangan sampe kalian emosi karna Kelamaan lah, pelayanan jelek lah, lelet lah. Padahal kalian baru bangun dan otak masih belom kepasang," ungkap @renyxxxxxx.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil