Suara.com - Seorang wanita membagikan penyesalannya setelah menjadi transgender. Sempat hidup sebagai pria, wanita bernama Sinead Watson tersebut kini ingin kembali menjadi perempuan.
Melansir Daily Mail, Sinead hidup dengan jenis kelamin laki-laki sejak umur 23 tahun. Sebelumnya, Sinead berpikir bahwa ia adalah transgender di umur 21.
Meski begitu, Sinead malah menyesal menjadi transgender. Empat tahun silam, Sinead menyadari bahwa ia sudah melakukan kesalahan besar dan ingin kembali menjadi wanita.
Sayangnya, Sinead sudah terlanjur mengubah beberapa hal secara permanen. Salah satunya, ia sudah melakukan mastectomy atau operasi untuk mengangkat payudara.
Tidak hanya itu, Sinead juga terlanjur melakukan terapi hormon testosteron selama bertahun-tahun. Hal tersebut membuat suaranya bertambah kasar dan Sinead juga memiliki jenggot serta kumis yang harus dicukur setiap dua hari.
"Ketika aku memberitahu dokter di klinik bahwa aku benci tubuhku dan ingin menjadi pria, mereka tidak pernah bertanya kenapa," jelas Sinead.
"Jika mereka bertanya, mereka mungkin akan tahu bahwa disforia gender bukan penyebab masalahku. Itu hanya gejala. Aku hendak membuat keputusan besar dalam hidupku tapi aku tidak ditawari konseling. Sebaliknya, aku mendiagnosis diriku sendiri," tambahnya.
Sinead sendiri memiliki saudara perempuan yang bernama Andrea. Menurut Sinead, keputusannya menjadi transgender juga berdampak pada hubungan keduanya.
Saat masih remaja, kakak perempuan Sinead sempat pindah ke kota lain dan keduanya jarang bertemu. Akibatnya, Sinead merasa ditinggalkan untuk menjadi remaja seorang diri.
Baca Juga: Auto Berbunga-bunga! 6 Ciri Pria Alpha Naksir Kamu
Tidak hanya itu, Sinead mulai membenci tubuhnya karena memiliki payudara besar. Ia juga jadi sering digoda laki-laki dan pernah menjadi korban pelecehan.
"Aku mulai membenci tubuhku. Aku berharap aku lahir sebagai laki-laki agar semua ini bisa berhenti."
Sinead bahkan sempat melela kepada sang kakak bahwa ia menyukai sesama jenis. Selain itu, ia juga memberitahu kakaknya soal pelecehan yang dialami.
Meski begitu, kakak Sinead tidak bisa bersimpati dan malah menyuruhnya untuk melupakan insiden pelecehan tersebut dan move on.
Karena bingung, Sinead ganti bertanya ke internet. Dari sana, ia mendapat banyak informasi soal menjadi transgender.
"Aku masih 20 tahun dan lumayan naif. Sampai saat itu, aku tidak tahu bahwa kau bisa mengubah gendermu," ungkap Sinead.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura