Suara.com - Armand Hartono merupakan Wakil Direktur BCA yang belakangan menjadi sorotan. Lahir di keluarga konglomerat, anak Robert Budi Hartono ini justru memiliki gaya hidup sederhana yang membuat banyak orang terkejut.
Bagaimana tidak, dalam sebuah wawancara di YouTube Hermanto Hartono, Armand mengungkapkan dirinya pernah melakban sepatunya yang rusak dan makan di kantin pegawai tanpa merasa gengsi.
Hal tersebut juga sempat ia unggah di akun Instagram pribadinya. Padahal, sang ayah, tercatat memiliki total kekayaan mencapai USD21,9 miliar atau Rp310,9 triliun karena bisnis rokok Djarum yang sudah bertahun-tahun ia jalani.
"Saya sih yang begini-begini nggak mikir ya, itu udah otomatis. Kalo ada sepatu rusak ya dilakban aja ya. Mungkin karena semua, mamah saya, papa saya juga begitulah seadanya. Jadi solusi paling gampang kalo sepatu sobek ya dilakban, kan begitu," pungkasnya enteng seperti yang Suara.com kutip Kamis (7/4/2022).
Armand juga mengaku jika masa kecilnya juga dijalani dengan cukup normal. Bahkan, ia tak dibiasakan untuk mendapatkan segala sesuatu yang dimintanya. Sebaliknya, semuanya bisa didapatkan dengan bekerja keras.
"Tapi ya kalau apa yang kita inginkan selalu dapet ya aneh ya itu bukan dunia nyata ya. Apa yang kita inginkan juga belum tentu benar," ujar dia lagi.
Lelaki yang dijuluki sebagai 'Putra Mahkota' Keluarga Hartono ini juga sempat menjelaskan nilai-nilai yang selalu ditanamkan keluarganya sejak dulu.
Misalnya, keluarga adalah hal yang harus diutamakan dalam hidup. Karena itu, sejak masih kecil, sesibuk apapun ayahnya, Armand mengatakan keluarganya tak akan melewatkan sarapan dan makan malam bersama.
Bahkan bukan hanya dengan keluarga inti, makan bersama di meja makan itu juga dilakukan dengan paman, bibi hingga sepupu-sepupunya. Hal inilah yang juga dilakukan Armand setelah ia memiliki keluarga.
Baca Juga: Mobile Banking BCA Eror, Pihak Manajemen Beri Respon Cepat
"Yang penting kalau bagi kita ada 3K ya. Kesehatan, keluarga, kerja. Nomor 1 harus sehat, nomor 2 keluarga, nomor 3 harus bisa kerja, itu beres yang lain pernak-pernik kehidupan," ungkap dia.
Bahkan, saat dewasa pun, lelaki lulusan Stanford University ini dibebaskan untuk memilih pekerjaannya. Armand menekankan jika di keluarganya, tidak ada keharusan untuk bergabung dengan bisnis keluarga.
Namun, jika memang cocok dan mampu, ayah dan pamannya akan merasa senang.
"Tapi kalau setengah-setengah atau gak mampu atau apa ya jangan merasa terpaksa ga enak juga," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tata Cara Wudu saat Puasa, Boleh Berkumur atau Tidak? Ini Penjelasannya
-
Dwi Sasetyaningtyas Anak Siapa? Profesi Ayahnya Tidak Sembarangan
-
Ketentuan THR 2026 untuk Karyawan Swasta, Paling Lambat Dibayar Kapan?
-
8 Rekomendasi Serum BPOM untuk Memutihkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
Robert Downey Jr. Jadi Godparent Disney Adventure, Bakal Berkati Pelayaran Perdana dari Singapura
-
Power Nap Berapa Lama yang Ideal? Disarankan Dokter Tirta Selama Puasa Ramadan
-
Lipstik Warna Peach Cocok untuk Kulit Apa? Ini 4 Rekomendasinya
-
Pakai Inhaler Asma saat Puasa, Membatalkan atau Tidak? Ini Penjelasan Hukumnya
-
Cara Hitung Dana Beasiswa LPDP Arya Pamungkas Iwantoro yang Harus Kembali ke Negara
-
Kenapa Disebut Gamis Bini Orang? Ini Asal-usul dan Ciri Khas Tren Baju Lebaran 2026