Suara.com - Permintaan pekerjaan khusus work from home alias WFH meningkat pesat selama pandemi Covid-19. Sebab, perkembangan teknologi kini memungkinkan Anda bekerja tanpa harus datang ke kantor.
Hal ini dibuktikan oleh survei CareerBuilder yang menyebut lowongan pekerjaan WFH saat ini 7 kali lipat lebih menarik minat pencari kerja daripada lowongan kerja pada umumnya.
Untuk sukses mendapatkan pengalaman bekerja secara remote atau WFH, tentunya para pelamar wajib mempersiapkan berbagai hal dengan matang, salah satunya pada Resume atau Curriculum Vitae (CV) yang akan diajukan pelamar kepada suatu perusahaan. Untuk itu, setiap pelamar kerja pastinya harus menyesuaikan CV dengan perkembangan lapangan pekerjaan saat ini yang sesuai untuk lowongan kerja WFH.
Oleh karena itu Kalibrr, perusahaan yang merevolusi proses rekrutmen dan employer branding, membagikan beberapa tips yang bisa dimanfaatkan dalam membuat CV untuk lowongan pekerjaan khusus WFH. Apa saja?
1. Masukkan Pengalaman Kerja WFH
Selama pandemi, pastinya banyak perusahaan yang memberlakukan metode bekerja jarak jauh melalui WFH. Pastikan untuk mencantumkan pengalaman bekerja secara remote Anda di CV.
Upaya ini akan membantu recruiters mengetahui bahwa Anda adalah kandidat yang sesuai dan berpengalaman dalam menangani kompleksitas kerja saat WFH.
Hal ini juga berlaku pada fresh graduate. Mereka bisa mencantumkan pengalaman magang, kuliah ataupun seminar online kamu di poin pengalaman.
2. Sebut ‘Kerja Jarak Jauh’ di Bagian Lokasi Perusahaan Anda Bekerja
Baca Juga: 5 Pekerjaan Full Time dan Freelance yang Bisa Dikerjakan dari Rumah
Lakukan hal ini dengan menulis kalimat singkat ‘Kerja Jarak Jauh’ atau kerja ‘WFH’ di perusahaan tempat Anda pernah/ sedang bekerja.
Dengan begitu, recruiters akan mengetahui bahwa Anda memang bekerja di perusahaan tertentu dengan gaya kerja WFH. Ini juga akan memudahkan mereka untuk menyesuaikan jobdesk pekerjaan yang akan Anda kerjakan jika sudah diterima.
3. Beri Deskripsi Jobdesk Pekerjaan Kamu Saat WFH
Berikan penjelasan secara spesifik pekerjaan apa yang Anda lakukan saat bekerja jarak jauh.
Penggambaran tanggung jawab kerja yang jelas dan rinci akan memudahkan recruiters dan menjadi pertimbangan bahwa Anda memang dapat diandalkan dengan jobdesk yang dapat dilakukan remote atau saat WFH.
4. Masukkan Kerja Remote atau WFH ke Bagian Keahlian
Berita Terkait
-
Terbuka Bagi Penyandang Disabilitas, 4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng
-
Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila
-
Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah
-
Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok
-
Serahkan Gadget ke Anak demi WFH: Dosa Seorang Ibu atau Cela Sistem?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda