Suara.com - Bagi umat Islam di Indonesia, menu buka puasa yang biasa tersaji antara lain lontong, bakwan, atau tahu goreng. Bagaimana dengan di China?
Diungkap Wakil Duta Besar RI untuk China Dino R Kusnadi mengatakan roti panggang, mie gandum, serta yoghurt menjadi hidangan khas warga minoritas Muslim di China saat berbuka puasa di bulan Ramadhan.
“Kuliner saat berbuka puasa, itu yoghurt, roti panggang, roti canai , mie khusus terbuat dari gandum, ayam berkaldu dan roti itu disobek dan dimasukkan ke dalam kuahnya itu, manis-manisan ada, kurma menjadi makanan pembuka,” ujar Wakil Duta Besar RI untuk China Dino R Kusnadi dalam acara “ANTARA Ngobrol Bareng Edisi Ramadhan Mancanegara”.
Meskipun umat Islam di China berasal dari kelompok etnis minoritas seperti Hui, Uighur, dan lainnya, suasana keislaman sangat kental.
“Nilai-nilai tradisional keIslaman tetap sama, hanya mungkin cuaca dan kultur budaya yang sedikit berbeda dengan yang berada di Indonesia. Tahun yang lalu saya pernah berkunjung ke Xinjiang, memang bukan suasana Lebaran, tapi dari segi religi keIslaman tetap sama, mereka melaksanakan ibadah bersama, namun kulturnya lebih dekat ke Asia tengah,” kata Dino.
Ia mengatakan umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, shalat, maupun ibadah lainnya di China mendapat dukungan oleh masyarakat sekitar yang menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadahnya.
“Saya merasakan sekali kenyamanan dan dilindungi sekali,” kata Dino.
Pada masa pandemi COVID-19, lanjut dia, masjid dan tempat ibadah lainnya ditutup untuk menghindari penyebaran virus corona.
“Melakukan kebijakan toleransi nol , jika ditemukan satu yang positif COVID-19, maka satu kompleks perumahan akan diminta tes, ini yang saat ini dilakukan, sehingga untuk mengurangi penyebaran, kegiatan umum yang memerlukan banyak kontak disarankan ditunda dahulu. Kompleks masjid disarankan untuk tidak dibuka dahulu dan ibadah itu dilakukan secara pribadi di rumah masing-masing,” kata Dino.
Baca Juga: Tips Puasa Sehat Ade Rai: Hilangkan Mental Balas Dendam saat Buka Puasa
Untuk keluarga besar WNI, lanjut dia, KBRI Beijing membuka tempat untuk pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan.
“Untuk keluarga besar WNI kami membuka tempat di KBRI dan dimonitor oleh kelompok masyarakat Islam kita di sini di mana kita punya majelis taklim. Hingga saat ini terus dilakukan ibadah bersama, shalat tarawih maupun buka puasa bersama dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Dino.
Ketika ditanya mengenai penyelenggaraan Shalat Idul Fitri di kompleks KBRI Beijing, Dino mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu saran dari majelis taklim dan belum ada putusan mengenai hal tersebut.
“Tentu yang harus diperhatikan adalah himbauan maupun peraturan pemerintah setempat dulu terkait acara kumpul-kumpul,” kata dia.
Berita Terkait
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
7 Sepeda Tangguh Tahan Banting, Sanggup Angkut Beban Hingga 150 Kg
-
Pilih yang Sesuai Kebutuhan, Ini Perbandingan Manfaat Asuransi All Risk vs TLO
-
Parfum HMNS Apa yang Wangi Tahan Lama? Cek 6 Rekomendasi Terbaiknya
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai