Suara.com - Belanja online kini kian diminati, terlebih selama pandemi Covid-19. Selain lebih efisien, khususnya bagi banyak ibu yang sudah kewalahan dengan peran gandanya, cara ini dinilai lebih aman untuk mengurangi risiko penularan virus.
Meski begitu, sebuah survei yang dilakukan oleh Supermom, aplikasi pembanding harga dan pendukung keluarga di Indonesia menunjukkan bahwa 98 persen ibu-ibu menghabiskan lebih banyak waktu untuk mencari produk yang akan dibeli secara daring.
Bukan cuma itu, 96 persen ibu juga membandingkan harga sebelum membeli. Karena inilah, 1 dari 2 ibu, menghabiskan waktu sekitar 30 sampai 60 menit untuk berbelanja online.
Memahami kebutuhan ini, Supermom, teman super bagi komunitas ibu dan seperti penasihat digital ibu diciptakan untuk merekomendasikan para orang tua tentang apa yang harus dibeli dan di mana membelinya.
Chief Marketing Officer Super Mom Indonesia, Bunga Mega mengatakan jika pihaknya telah bermitra dengan marketplace seperti Tokopedia, Lazada, Shopee dan banyak lagi yang akan datang, menggunakan teknologi AI untuk merekomendasikan produk apa yang paling populer, paling dicari dan paling banyak dibeli.
"Supermom juga membantu ibu untuk membandingkan harga produk yang akan dibeli, sehingga ibu dapat yakin bahwa mereka mendapatkan produk dengan nilai terbaik," jelasnya.
Aplikasi yang sudah ada di enam negara di Asia Tenggara ini lanjut dia, juga telah mengumpulkan 30 juta produk dengan 20 juta ulasan yabg menjadikannya platform e-niaga terbesar untuk keluarga di Asia Tenggara.
Bukan cuma itu, lanjut Bunga, para ibu juga bisa bergabung dengan Supermom Voices App untuk ikut serta mengulas produk-produk kesayangan mereka dan mendapatkan penghasilan dari itu.
Serta mereka juga dapat berbagi wawasan dan penghasilan, selain itu mereka dapat menjadi pengecer untuk merek yang mereka sukai.
"Hal ini sesuai dengan hasil riset kami di mana 53 persen ibu mencari tahu mengenai produk yang ingin mereka beli melalui media sosial, terutama dari ulasan jujur para ibu lainnya," tambahnya.
Lainnya, untuk meningkatkan masalah kesehatan mental termasuk masalah depresi dan kecemasan yang meningkat hingga 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, Supermom juga menyediakan dukungan komunitas, tempat para ibu dapat pergi ke pusat pembelajaran orang tua dan belajar dari para profesional dan ahli dalam Jejaring Pakar Supermom (Supermom Expert Series).
Di mana disediakan konten-konten kredibel dan terpercaya, mulai dari topik kesehatan sampai dengan pola pengasuhan dan keluarga. Di saat yang sama, para ibu dapat bergabung dengan kelompok komunitas pendukung Supermom,tempat para ibu dapat saling membantu satu sama lain.
“Kami juga dengan senang hati mengumumkan peluncuran Supermom Family Fest untuk merayakan kebersamaan sebagai orang tua dan keluarga,” ujar Luke Lim, Executive Chairman dan Co-Founder dari Supermom.
Perhelatan daring bernama Supermom Family Fest yang diadakan sepanjang bulan Maret sampai dengan Mei 2022, dimulai dengan rangkaian webinar daring dan aktivitas media sosial.
Supermom Family Fest terdiri dari rangkaian webinar daring dan aktivitas media sosial, beragam dari topik pengasuhan anak, kecantikan, kesehatan dan kebugaran, manajemen keuangan dan rumah tangga.
"Ibu-ibu Indonesia akan memiliki teman super yang bernama Supermom, yang memudahkan rutinitas belanja keluarga mereka dengan memberikan rekomendasi produk yang dipersonalisasi dan rekomendasi harga terbaik serta bergabung dengan komunitas ibu untuk saling mendukung," tutup dia.
Berita Terkait
-
Belanja Daerah Capai Rp538,5 Triliun Hingga Juli 2026, Kebanyakan Bayar Gaji
-
RAPBN 2027 Prabowo: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6%
-
6 Zodiak yang Paling Boros dan Hobi Belanja Impulsif, Kamu Termasuk?
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?