- Program Belanja Nasional 2025 di Indonesia mencatat total transaksi Rp 393,78 triliun dari sembilan program promosi.
- Mendag Budi Santoso mengumumkan capaian ini di Jakarta Pusat pada Jumat, 6 Februari 2026.
- Program Friday Mubarak menjadi penyumbang transaksi terbesar dengan nilai mencapai Rp 72,3 triliun.
Suara.com - Program Belanja Nasional sepanjang 2025 mencatatkan nilai transaksi yang signifikan dan menjadi salah satu penopang pergerakan ekonomi domestik. Total transaksi dari berbagai program promosi tercatat menembus ratusan triliun rupiah.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebutkan, transaksi Program Belanja Nasional 2025 mencapai Rp 393,78 triliun. Capaian tersebut dihimpun dari sembilan program yang digelar sepanjang tahun.
Pernyataan tersebut disampaikan Mendag dalam kegiatan Capaian Kinerja 2025 dan Program Kerja 2026 di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).
Dari sembilan program tersebut, Friday Mubarak menjadi penyumbang transaksi terbesar. Program ini mencatatkan nilai transaksi paling tinggi dibandingkan program belanja nasional lainnya.
"Dari Friday Mubarak yang juga transaksinya cukup tinggi sebesar Rp 72,3 triliun," ucapnya saat konferensi pers, Jumat (6/2/2026).
Selain Friday Mubarak, Budi mengungkapkan sejumlah program lain juga mencatatkan transaksi yang tidak kalah besar. Holiday Sale berada di posisi berikutnya dengan nilai transaksi Rp 69,2 triliun.
Program Epic Sale juga berkontribusi signifikan dengan nilai transaksi mencapai Rp 54,88 triliun. Sementara itu, Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas mencatatkan transaksi sebesar Rp 36,4 triliun.
Adapun program BINA Diskon Lebaran membukukan transaksi Rp 32,7 triliun. Program lain seperti Merdeka Madness menghasilkan transaksi Rp 44 triliun, Indonesia Shopping Festival Rp 23,3 triliun, serta BINA-HBD Indonesia Rp 30 triliun.
Sementara itu, BINA Indonesia Great Sale turut menyumbang transaksi sebesar Rp 31 triliun, melengkapi total capaian transaksi Program Belanja Nasional sepanjang 2025.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Pemerintah Petakan 7 Komoditas Paling Rawan Picu Inflasi
Budi menilai, sejumlah program yang digelar bertepatan dengan momentum tertentu mampu menghasilkan transaksi tinggi. Menurutnya, hal ini mencerminkan kondisi pasar domestik yang tetap terjaga.
"Momentum-momentum ini seperti Harbolnas dan BINA Diskon Lebaran juga membuktikan bahwa pasar di dalam negeri ini cukup sehat dan terjaga," tuturnya.
Ia menambahkan, keberhasilan berbagai program belanja nasional tidak terlepas dari peran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Oleh karena itu, Kemendag turut menjalankan program fasilitasi untuk mendukung UMKM.
"Sebenarnya ketika program belanja nasional ini berjalan maka di situ UMKM dapat bergerak sesuai dengan sektor-sektor dan sesuai dengan penguatan yang sudah kita canangkan," pungkas Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026