Ilustrasi Quarter Life Crisis [ Freepik.com ]
Suara.com - Bagi orang yang sudah memasuki usia dewasa muda atau produktif, ada fase di mana mereka mulai merasakan quarter life crisis atau krisis seperempat abad. Ini adalah periode saat seseorang berusia 18–30 tahun merasa tidak memiliki arah, khawatir, dan bingung akan masa depannya.
Psikolog Klinis sekaligus Content Creator Christine Anggraini membagikan empat fase quarter life crisis, yang diungkap dalam acara Quarter Life Crisis: When Your Doubtful Mindset Affects Your Healthy Lifestyle, beberapa waktu yang lalu.
Simak selengkapnya berikut ini!
Fase Pertama
- Pada fase ini, seseorang sudah mulai berkomitmen pada pekerjaan ataupun jurusan kuliahnya. Bahkan, seseorang menyadari bahwa bukan keputusan yang diinginkan dalam jangka panjang.
- Ada keinginan ingin pergi, namun takut keputusan yang diambil salah.
- Takut terkesan tidak bertanggung jawab sebagai orang dewasa.
- Ada kebingungan antara peran dan komitmen.
Fase Kedua
- Pada fase ini, seseorang mulai mengambil langkah secara aktif untuk keluar dari komitmen.
- Pada fase ini, seseorang mulai mengalami gejolak emosi yang memuncak. Dan seorang mulai merasakan sedih dan cemas terkait masa depannya.
- Mulai kehilangan identitasnya, dan mempertanyakan tentang nilai-nilai hidup.
Fase Ketiga
- Individu mulai melakukan adaptasi terhadap kebiasaan baru.
- Individu mulai mencari kembali identitasnya, mencoba mencari alternatif lain, tidak mau merasakan ketidakstabilan emosi, membuat perubahan yang konsisten, dan fokus kepada diri sendiri.
Fase Keempat
- Motivasi secara intrinsik sudah terbentuk.
- Individu lebih berkomitmen pada komitmen barunya.
- Sense of self lebih terarah, dan tidak terpengaruh oleh lingkungan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar
-
Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi
-
Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa
-
Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal
-
OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital
-
3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh
-
Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak